' '
| | 868 kali dibaca

Dikonfirmasi Program Rehab Rumah, Pejabat Terkait Kompak Bungkam

Satu dari tujuh rumah warga Kampung Melayu Kota Piring yang telah di rehab. Masih tersisa 27 rumah lagi yang belum di rehab padahal sudah masuk bulan Desember 2013.

Satu dari tujuh rumah warga Kampung Melayu Kota Piring yang telah di rehab. Masih tersisa 27 rumah lagi yang belum di rehab padahal sudah masuk bulan Desember 2013.(foto by aliasar,radarkepri.com).

Tanjungpinang Radar Kepri-Aroma “busuk” dugaan penyelewengan dana proyek rehab rumah sebanyak 34 unit di RT 01/03, Kelurahan Kampung Melayu Kota Piring, Kecamatan Tanjungpinang Timur, semakin keras tercium. Indikasi korupsi uang bantuan rehab rumah rakyat miskin ini semakin kuat dengan sikap tutup mulut para pejabat terkait.

Berikut nama-nama pejabat terkait proyek senilai lebih dari Rp 360 juta itu. Opan ST merupakan pendamping Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM). Pada Minggu (01/12), Opan ST berjanji kepada awak media ini akan menunggu dikantornya di Jl H Agus Salim, Tepi Laut, Senin (02/12). Ternyata ketika media ini mendatangi kantor Opan ST sekitar pukul 10 00 Wib masih tutup. Radar Kepri mengontak Opan ST melalui ponselnya, namun tidak diangkat, sementara ponsel Opan aktif. Terkesan Opan ST selaku pendamping PNPM menghindari wartawan.

Begitu juga dengan Iwan yang disebut ketua PNPM tersebut, ketika dikonfirmasi melalui selulernya mengatakan.”Maaf anda dari mana.”tanya Iwan. Setelah menjelaskan dari media Radar Kepri, Iwan menjawab.”Maaf bukan saya ketuanya. Nanti saya kirim nomor Handphone ketua Program PNPM itu.”Katanya singkat sambil mematikan ponselnya.

Kemudian media ini menkonfirmasi Darmisnah selaku bendahara progam di PNPM tersebut. Meskipun terdengar nada masuk, namun tidak diangkat.

Ketiga orang merupakan pihak yang paling bertanggungjawab dalam suksesnya PNPM untuk rehabilitasi 34 rumah warga Kampung Melayu Kota Piring pada 2013 ini. Gerakan tutup mulut (GTM) ala pejabat terkait proyek PNPM di Kampung Melayu Kota Piring menguatkan indikasi ada yang “tidak beres” terkait program pemerintah pusat untuk masyarakat kurang mampu itu.

Sw (32) seorang warga Kampung Melayu Kota Piring di jumpai awak media ini disalah satu tempat di Jl Gatot Subroto, batu 5 bawah Senin, (02/12) sekitar pukul 15 30 Wib menceritakan.”Tadi ada orang-orang PNPM itu turun bang, tapi sebentar saja. Tapi saya kurang jelas siapa nama yang turun kelokasi itu, saya lihat dari jauh saja.”Katanya.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Sen 02 Des 2013. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek