; charset=UTF-8" /> Mendagri Layak Copot Hasan S Sos, Ini Alasanya - | ';

| | 7,330 kali dibaca

Mendagri Layak Copot Hasan S Sos, Ini Alasanya

Hasan S Sos, Kadis Infokom Kepri yang juga Pj Walikota Tanjungpinang.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jendral Polisi (Purn) Tito Karnavian diminta mencopot Penjabat (Pj) Walikota Tanjungpinang, Hasan SSos.

Dirangkum radarkepri.con dari berbagai sumber, setidaknya ada 3 alasan Mendagri mencopot atau me-non aktifkan H Hasan SSos dan menunjuk pejabat Walikota Tanjungpinang.

Pertama, terkait persoalan tanah yang saat ini sedang diusut penyidik Polres Bintan. Hasan SSos telah dimintai keterangan oleh penyidik sebagai saksi. Dan mungkin saja Hasan SSos akan diperiksa lagi jika penyidik masih membutuhkan keterangan tambahan dan konfrontir terhadap keterangan saksi-saksi jika ada perbedaan keterangan.

Proses hukum ini, dipastikan akan menyita waktu dan tenaga Hasan S Sos dan dapat berimbas dalam menjalankan roda pemerintahan. Konsentrasi pikiran dan tenaga Hasan S Sos akan terpecah sehingga bakal berdampak pada masyarakat kota Tanjungpinang.

Dengan digantinya PJ Wako Tanjungpinang, Mendagri akan diapresiasi sebagai pejabat yang mendukung kelancaran proses hukum kasus tumpang tindih kepemilikan lahan tersebut.

Bahkan, dalam kasus ini, penyidik Satreskrim Polres Bintan telah gelar perkara namun belum ditentukan siapa saja tersangkanya.”Sudah gelar perkara, tapi tsk siapa saja masih pengembamgan”tulis Humas Polres Bintan, Iptu M Alson saat dikonfirmasi radarkepri.com via WA-nya, Kamis (04/04).

Kedua, angka inflasi kota Tanjungpinang tercatat masih tertinggi di Kepri per Maret 2024. Jika sebelumnya, kota Tanjungpinang juara inflasi, maka bulan Maret 2024 lalu Tanjungpinang turun setingkat menjadi runner up alias juara dua inflasi tertinggi di Provinsi Kepri.

Tak bergemingnya angka inflasi kota Tanjungpinang dalam posisi 3 besar menyiratkan adanya yang salah dalam mengurus ibu kota Provinsi Kepri ini. Masih tingginya inflasi di kota Tanjungpinang ini, sudah selayaknya Mendagri melakukan evaluasi atas kinerja Hasan S Sos agar menunjuk pejabat Walikota Tanjungpinang yang baru.

Ketiga, defisit anggaran hingga Rp 96 Miliar lebih padahal triwulan pertama tahun anggaran 2024. Defisit anggaran triwulan I TA 2024 menjadi sorotan dan pertanyaan sejumlah masyarakat Kota Tanjungpinang. Kenapa bisa defisit, apa yang salah sehingga timbul defisit hampir Rp 100 Miliar tersebut. Pertanyaan ini wajar muncul, karena menyangkut kebutuhan ribuan orang yang bergantung dari APBD Kota Tanjungpinang, khususnya honorer maupun PTT serta pihak ketiga selaku rekanan pemko Tanjungpinang.

Hingga berita ini dimuat, upaya konfirmasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk Hasan S Sos, Kemendagri dan Gubernur Kepri masih dilakukan guna klarifikasi. Hasan S Sos belum menjawab konfirmasi yang disampaikan via WA-nya, Kamis (04/04).(Irfan)

Ditulis Oleh Pada Kam 04 Apr 2024. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek