| | 220 kali dibaca

Tim Pengawasan DPR-RI Kunjungi Natuna

Wakil Bupati Natuna saat menerima tim pengawas DPR-RI.

Natuna, Radar Kepri-Rabu, (18/10) sekitar pukul 14.00 WIB. Tim Pengawasan DPR-RI Berkunjung ke Kabupaten Natuna.

Setiba di Bandar udara Raden Sadjad Ranai, rombongan nampak di sambut oleh Pemda Natuna. dan langsung menuju Gedung Aula lantai II kantor Bupati Natuna Bukit Arai.
Saat pertemuan dengan Pemda Natuna itu, juga nampak hadir beberapa FKPD, DPRD, Serta OPD Natuna.

Kunjungan Tim Pengawas tersebut banyak membahas tentang daerah perbatasan khususnya Natuna.

Wakil Bupati Natuna, Hj. Ngesti Yuni Suprapti, berharap Pemerintah Pusat memberlakukan regulasi khusus kepada daerah perbatasan, termasuk Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).”Ucap Ngesti.

Masih Ngesti, soalnya daerah perbatasan seperti Kabupaten Natuna, yang memiliki luas wilayah lautan sekitar 99,25 persen dan daratan hanya 0,75 persen, tidak bisa disamakan dengan daerah lain yang ada di Indonesia. Hal itu ditegaskan lansung oleh istri mantan Bupati ke-3 itu, kepada rombongan Tim Pengawas (Timwas) dari DPR RI dan BNPP, yang berkunjung ke- Kantor Bupati Natuna Bukit Arai, Rabu (18/10/2017).
Pada kesempatan itu Ngesti dengan blak blakan mengatakan. “Jika kurang perhatian Pemerintah puas pusat kepada masyarakat diperbatasan (Natuna) ini, dikhawatirkan masyarakat Natuna bisa berpindah Negara, karena memang Natuna berbatasan langsung dengan Negara tetangga bagian utara, seperti Malaysia, Vietnam dan Thailand.”Ungkapnya.

Hal tersebut di sampaikan Ngesti, sehubungan beberapa Kecamatan, seperti Kecamatan Serasan, dan Serasan Timur, masyarakatnya selama ini sudah terbiasa barter dengan warga didaerah Sematan, Malaysia bagian Timur. Hal itu terjadi sudah dari turun temurun kakek nenek mereka dari zaman beberapa abad lalu yang melakukan perdagangan.

Untuk itu, Ngesti berharap, Pemerintah Pusat dapat memberikan izin resmi terkait adanya aktifitas jual beli lintas batas Negara, yang biasa dilakukan oleh warga di Serasan Natuna. Meski demikian, Ngesti mengatakan masih yakin bahwa, masyarakatnya pasti tetap akan memilih untuk tetap menjaga keutuhan NKRI.
Masih cinta dengan bangsa Indonesia. “Terang Ngesti.

Di waktu sama ditanggapi Tim Pengawasan DPR RI dari fraksi PAN, H.Sukiman mengatakan alasan melakukan kunjungan kerja tersebut, untuk mengawasi dan melakukan peninjauan langsung ke daerah – daerah agar bisa mendapatkan masukan secara langsung ke setiap daerah perbatasan.

“Ini merupakan salah satu program dari Presiden RI untuk membangun daerah perbatasan,” jelasnya.

Natuna merupakan daerah perbatasan yang banyak diperbincangkan dipusat dan menjadi agenda penting dari 18 Kementerian dan Lembaga dalam percepatan pembangun di Natuna. Dan pembagunan di Natuna akan dilakukan secara terpadu berdasarkan tahun anggaran 2017.

Hal ini, menurutnya bisa dimanfaatkan oleh pemerintahan daerah Kabupaten Natuna untuk percepatan pembangunan di Natuna.

Sukiman menuturkan, jika setiap anggota DPR RI sangat mendukung atas program yang dicanangkan oleh presiden Jokowi. Sehingga Tim Pengawasan DPR RI terjun langsung kesetiap daerah perbatasan, salah satunya Natuna.

“Kita berharap segala permasalahan yang menyangkut dengan perbatasan bisa terselesaikan. Untuk itu, antara pemerintah
Daerah harus saling berkomunikasi dengannya pemerintah pusat tentang pembangunan daerah,” ucapnya.(herman)

Ditulis Oleh Pada Kam 19 Okt 2017. Kategory Natuna, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek