| | 450 kali dibaca

Sekda Buka Rapat Tim Pengendali Inflasi Daerah

Rapat Tim Pengendali Inflasi Daerah Natuna yang dibuka Sekda Natuna.

Natuna, Radar Kepri-Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Natuna, Drs Wan Siswandi,S.Sos.M.Si, Rabu, (22/03) pukul 09.10 WIB pagi tadi secara resmi membuka cara rapat Tim pengendalian inflasi daerah TPID Kabupten Natuna Tahun 2017.

Hadir selaku narasumber pada acara ini yaitu, Kepala perwakilan Bank Indonesia (BI) Propinsi Kepri (Batam) Gusti Raizal Eka Putra, dan Harry Andrianto,SE.MM. Kepala Biro Administrasi Perekonomian Sekda Propinsi Kepulauan Riau.

Sekda Siswandi sebelum membuka acara dalam sambutanya mengatakan, “meningkatnya inflasi perekonomian di Natuna salah satunya disebabkan belum stabilbya jalur tranpotasi dari dan ke Natuna saat ini.
Mulai dari tranpotasi Laut, Darat dan Udara.

Untuk tranpotasi Udara, dengan sudah diresmikanya bangunan anggar Bandara Kita belum lama ini oleh Presiden Joko Widodo. dan juga sudah ditinjau langsung oleh beberapa menteri terutama menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada beberapa minggu yang lalu itu, tentunya kita berharap bandara kita cepat beroperasi.

Dan dapat menekan harga tiket dari dan ke Natuna untuk lebih murah dari yang Sebelunya ini.

Kalau harga tiket sudah murah jelas akan dapat mengurangi peningkatan inflasi perekonomian masyarakat di Natuna. “Tetangga Sis.

Sis juga mengharapkan, anggota TIM yang berjumlah sebanyak 36 orang ini dapat bekerjasama dalam upaya menstabilkan inflasi perekonomian di Natuna. ” Ucap Sis.

Anggota TIM Inflasi pengendalian perekonomian Natuna terdiri dari Para Camat, Kadis dinas terkait di Lingkungan Pemda Natuna.

Dasar di bentuknya tim TPID Pengendalian Inflasi di Daerah berdasarkan intruksi Menteri Dalam Negeri nomor 027/1696/SJ Tahun 2013. Tentang “Menjaga keterjangkauan Barang dan jasa di daerah ” dan SK Gubernur nomor 1521 tahun 2016 tentang TPID propinsi Kepulauan Riau.

Tujuan di bentuknya TIM pengendalian Inflasi TPID di daerah Kabupaten Natuna adalah guna memonitoring dan evaluasi serta memberikan arah kebijakan pengendalian dan menetralisir inflasi perekonomian di Natuna.

Hasil penelitian badan statistik Kabupaten Natuna,mulai tahun 2014 sampai saat ini tahun 2017. ketidak stabilan Inflasi perekonomian Natuna masih dalam tingkatan ringan dari tingkatan inflasi, yang ada empat tingkatan mulai dari Berat, Sedang, Menengah dan Ringan.

Karena inflasi perekonomian Natuna hanya kurang stabil ketika waktu dan saat tertentu. Misalnya Mau lebaran, Natal dan Tahun baru. Selain itu pada musim utara (Cuaca hujan dan anggin kencang).selain itu inflasi Natuna masih tergolong relatif stabil dan tidak di persoalkan masyarakat. Ucapnya (her)

Ditulis Oleh Pada Rab 22 Mar 2017. Kategory Natuna, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda