| | 230 kali dibaca

Pemkab Natuna Resmikan Klinik Keuangan Desa

Suasana peresmian klinik keuangan desa di Natuna.

Natuna, Radar Kepri-Pemerintah Daerah (Pemda) Natuna Jum’at, (07/07) Sekitar pukul 08.30 WIB pagi ini meresmikan Klinik Keuangan Desa Kabupaten Natuna Tahun 2017.

Dari pantauan media ini di lokasi acara. Acara peresmian yang berlansung di Kelurahan Ranai Kota Batu Hitam Kabupaten Natuna itu, Bupti Natuna Drs.H. Abd. Hamid Rizal, M.Si. dan Wakil Bupati Dra. Hj.Ngesti Yuni Suprapri, pada kesempatan itu di wakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Natuna Drs. Wan Siswandi.S.Sos. M.Si.

selain itu juga nampak hadir pada acara tersebut, Wakil Ketua komisi I DPRD Natuna Harken, S.Pd.Ek. beberapa Camat dan Kepala Desa juga hadir pada acara itu.

Seperti Camat Kecamat Bunguran Timur, Asmara Juana, Camat Bunguran Selatan, Erwin Nadi, Kadis BPMD Indra Joni, serta puluhan tamu undangan lainya nampak ikut menyaksikan acara pemotongan pita tersebut.

acara berlangaung meriah penuh hikmah dan kegembiraan ditandai dengan pengguntingan pita oleh Sekda Wan Siswandi.

Pada kesempatan itu Sekda juga meminta agar para Kades lebih Hati-hati menggunakan anggaran Desa.

Pengelolaan Keuangan Desa yang Efektif melalui Klinik Keuangan Desa Berbasis Aplikasi Siskeudes.

Siswandi mengatakan, “Saya ingatkan kepada kepala desa berhati hatilah dalam menggunakan anggaran yang diterima.

saya juga meminta kepada pihak Kecamatan untuk membimbing kepala desa. Hal ini mengingat sudah ada beberapa desa yang saat ini sedang diselidiki pihak kepolisian natuna, “Terang Wansis di acara tersebut.

masih Wansis, dengan adanya Klinik ini, muda mudahan keuangan Desa dapat terobati sebagaimana klinik pengobatan penyakit Kangker.”Seloroh Wansis.

Wan Siswandi juga menyampaikan harapnya kepada Kadis BPMD, agar juga membuat program studi banding ke daerah yang di anggap maju dalam membelanjakan ke uangan Desa, dengan adanya program ini petugas juga akan mendapatkan ilmu serta menghilangkan kejunuhan katanyan.

Dalam hal ini Sekda Natuna Meminta agar para Kades Hati-hati Menggunakan Anggaran Desa. Demikian pesan yang disampaikan Wan Siswandi saat memberikan kata sambutan

Pengelolaan Keuangan Desa yang Efektif melalui Klinik Keuangan Desa Berbasis Aplikasi Siskeudes, Siswandi mengatakan agar kepala desa berhati hati dalam menggunakan anggaran yang diterima.

Karena itu, ia meminta pihak Kecamatan membantu untuk membimbing kepala desa. Hal ini Mengingat ada beberapa desa yang sedang diselidiki kepolisian, kata Siswandi, dengan adanya Klinik Keuangan Desa dapat terobati sebagaimana klinik pengobatan penyakit Kangker.

Wan Siswandi berharap pada Kadis BPMD, agar juga membuat program studi banding kedaerah yang di anggap maju dalam membelanjakan ke uangan Desa, dengan adanya program ini petugas juga akan mendapatkan ilmu serta menghilangkan kejunuhan katanyan
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Natuna, Indra Joni mengatakan lahirnya undang-undang no.86 tentang pembanguna daerah dan desa, serta pereturan Mentri Dalam Negri No.103 tentang keuangan desa.

Kondisi perangkat desa hingga saat di desa kurang mendapatkan pembinaaan dari Organisasi Perangkat Darrah. Akibatnya, terang Indra, sumber daya manusianya kurang berkualitas, padahal jika dilihat dari faktor geografi desa-desa di Natuna lokasinya jauh tersebar di pulau-pulau.

Karenanya, ia berharap ada petugas pendamping yang turun ke desa untuk pembinaan. Termasuk, peningkatan sarana prasarana desa dan tunjangan pegawai desa.

Dalam pelaksanaan keuangan desa, perlu satu wadah yaitu klinik keuwangan desa. Dapat meningkatkan kemakmuran desa.
Harapan tersebut dapat mendukung program ini, ujar Indra. (Herman.)

Ditulis Oleh Pada Sab 08 Jul 2017. Kategory Natuna, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda