| | 752 kali dibaca

Pasca Teror, Ketua LAM Natuna Temui Ketua DPRD

Ketua DPRD Natuna saat menerima ketua LAM Natuna, Kamis (30/03) siang.

Namun, Radar Kepri-Pasca teror penembakan pada Senin malam, (27/03) kemarin Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) beserta pengurus dan anggota LAM Natuna, datangi Kantor DPRD Kabupaten Natuna, Kamis, (30/03) sekitar pukul 11.00 Wib.

Rombongan di sambut langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Natuna Yusri Pandi, dan anggota DPRD Natuna lainya Wan Sofian, dan anggota dewan lainnya.

Rombongan Ketua LAM dan DPRD melangsungkan pembicaraan terkait kejadian penembakan di rumah Ketua LAM Wan Zauwali. di Sungai Ulu Desa Sungai Ulu Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten Natuna.

Dalam pembicaraan tersebut Wan Zauwali menceritakan kronologis kejadian malam itu.

“Pada malam itu, malam selasa bertepatan pada pukul 00.00 WIB. Ada kejadian suara berdentam dentom, tapi saya belum tau apakah itu penembakan atau apa. Cuma saya pada malam itu, lampu hidup saya matikan, malam itu hari hujan.

Atas kejadian itu, Mobil saya berlobang dan bannya juga pecah yang diduga akibat di tembak dan ditusuk dengan apa kami tidak tahu.”Jelas Wan Zauwali.

Wan Zauwali juga menjelaskan, Kasus ini sekarang memang sudah ditangani oleh Polisi Mapolres Natuna, tinggal menunggu prosesnya.

Kedatangan kami kesini adalah bertujuan untuk mengabarkan kejadian ke pada Wakil Kami di DPRD. Guna untuk ikut mengawal proses kasus oleh pihak kepolisian.

Sekretaris Lembaga Adat Melayu (LAM) Natuna Ismail Suram, juga mengatakan, sangat menyayangkan terjadinya kasus ini yang menimpa Ketua LAM Natuna. Kalaulah umpamanya rumah Presiden Joko Widodo di buat seperti ini tentu tidak akan diterima oleh masyarakat Indonesia, begitu juga dengan kejadian yang menimpa Ketua kami orang Melayu tentu hal ini juga tidak dapat dilupakan begitu saja. Ini yang harus kami sampaikan kepada Ketua DPRD untuk membantu kami dalam mengiring kasus ini.

Camat Bunguran Timur Asmara Juna, mengatakan, kasus ini tidak dapat ditorelir, tidak bisa dibiarkan.

Rumah Orang tua kita saja mereka berani melakukan hal semacam ini. Bagaimana dengan kita masyarakat luas ini kedepanya.”tegas Asmara.

Ketua DPRD Natuna Yusri Pandi, mengatakan”Hal ini kita harapkan tidak akan terulang kembali. Dewan membantu pengawalan kasus ini, dan dewan siap memfasilitasi apa saja yang menjadi persoalan masyarakat untuk disampaikan ke Pemerintah Pusat.”Kata Yusri.

Wan Sofian, juga mengatakan, siap duel dengan oknum tersebut jangan hanya berani pakai senjata “Ucap Wan Sofian. (herman)

Ditulis Oleh Pada Kam 30 Mar 2017. Kategory Natuna, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda