| | 48 kali dibaca

Mendikbud Luncurkan Program Digitalisasi Sekolah di Natuna

Natuna, Radar Kepri-Digitalisasi sekolah begitulah konsep yang didengungkan oleh menteri pendidikan dan kebudayaan pada kunjungannya di kabupaten Natuna pada tanggal 18 September 2019

Pada kesempatan tersebut menteri pendidikan juga membagikan gadget kepada siswa dan siswi SD SMP dan SMA sederajat walaupun gadget tersebut diperuntukkan bagi siswa dan siswi akan tetapi sekolah menjadi penanggung jawab terhadap bantuan tersebut.

Bukan hanya gadget program digitalisasi sekolah juga memberikan bantuan kepada beberapa sekolah berupa laptop dan gadget program digitalisasi sekolah, bertujuan untuk memeratakan akses pendidikan di daerah-daerah terpencil dan minim fasilitas pendidikan salah satunya kabupaten Natuna.

Namun PR besarnya dari program digitalisasi sekolah ini Tentunya Bagaimana keberlanjutan program ini kedepannya.Launching 1 hari bukanlah waktu yang cukup untuk mensukseskan program digitalisasi tersebut, guru-guru dan pihak-pihak terkait tentunya berperan penting dalam melanjutkan program tersebut.

Apakah isi laptop dan gadget yang dibagi-bagikan tersebut nantinya benar-benar bisa bermanfaat bagi pendidikan yang ada di kabupaten Natuna ataukah hanya akan mengisi ruang-ruang kosong pada lemari penyimpanan.

Rumah belajar itulah salah satu aplikasi yang muncul ketika Menteri Pendidikan dan Kebudayaan melonching digitalisasi sekolah di kabupaten Natuna mungkin.

Kita bertanya-tanya Apa itu rumah belajar ternyata rumah belajar merupakan sebuah aplikasi dan juga ga.bar bentuk portal yang sudah ah dirancang oleh pustekkom Kemdikbud sejak tahun 2011 rumah belajar terus mengalami perkembangan mulai dari tampilan hingga fitur-fitur yang ada di dalam portal dan aplikasi tersebut terdapat 8 fitur unggulan di rumah belajar mulai dari sumber belajar yang berisikan audio dan video berupa materi-materi untuk belajar mulai dari PAUD TK SD SMP dan SMA fitur yang kedua adalah kelas digital di mana kelas ini bisa digunakan oleh guru untuk mengelola kelasnya secara virtual dan siswa bisa berinteraksi dengan guru dalam kelas virtual tersebut fitur yang ketiga disebut dengan bank soal pada fitur ini siswa bisa mengerjakan soal-soal yang sudah disiapkan oleh guru-guru fitur yang ke-4 disebut dengan laboratorium Maya ini merupakan bentuk virtual dari sebuah labor dimana siswa bisa menggunakan media ini untuk melakukan berbagai percobaan seperti daya hantar fotosintesis dan lain sebagainya fitur yang kelima disebut dengan buku sekolah elektronik siswa dan guru bisa mendownload buku-buku dalam bentuk PDF fitur yang ke-6 disebut dengan penjelajah luar angkasa pada fitur ini siswa bisa melakukan penjelajahan secara virtual dengan tampilan visual tiga dimensi fitur yang ke-7 disebut dengan peta budaya pada fitur ini ditampilkan peta Indonesia yang dibagi ke dalam tiga puluh empat provinsi pengguna tinggal menekan salah satu provinsi kemudian muncullah budaya-budaya yang ada dalam provinsi tersebut fitur yang ke-8 merupakan fitur yang digunakan bagi guru untuk melakukan pengembangan keprofesian yang disebut dengan fitur PKB dalam fitur tersebut guru-guru bisa mendaftar untuk mengikuti pelatihan secara daring melalui berbagai program yang sudah disusun oleh pustekkom bukan hanya itu masih banyak fitur-fitur menarik yang bisa ditemukan di portal maupun aplikasi rumah belajar lamun semua itu tidak akan ada ada manfaatnya jika guru sebagai ujung tombak tidak mampu menggunakannya oleh karena itu sahabat rumah belajar hadir untuk mensosialisasikan dan membimbing siswa dan guru Untuk memanfaatkan portal rumah belajar
Jauh sebelum peluncuran rumah belajar di kabupaten Natuna kementerian pendidikan melalui pustekkom melaksanakan bimbingan teknis kepada seluruh guru-guru yang ada di 34 provinsi termasuk provinsi Kepulauan Riau bimbingan tersebut terdiri dari 4 level atau tingkatan mulai dari level 1 level 2 level 3 dan level 4 pada level 3 pustekkom mengukuhkan 30 orang dari tiap-tiap provinsi sebagai sahabat rumah belajar yang bertugas mensosialisasikan dan membimbing siswa maupun guru dalam memanfaatkan portal dan aplikasi rumah belajar termasuk di provinsi Kepulauan Riau sebanyak 30 orang yang dikukuhkan sebagai sahabat rumah belajar menariknya 3 diantaranya merupakan guru dari kabupaten Natuna
Fauzan Masri SPD merupakan salah satu diantara sahabat rumah belajar Provinsi Kepulauan Riau yang berada di kabupaten Natuna beliau merupakan guru aktif di SMA Negeri 2 bunguran Timur sejak dikukuhkan menjadi sahabat rumah belajar pada tanggal 19 September 2019 di Tanjungpinang beliau sudah melakukan beberapa kegiatan diantaranya nya Indo yaitu SMA Negeri 2 bunguran Timur siswa terlihat begitu antusias dan bersemangat bahkan Kepala SMA Negeri 2 bunguran Timur membuat inisiatif dengan menjadwalkan untuk mengundang koordinator pengawas pengawas sekolah ketua MKKS ketua MGMP dan guru guru untuk bersama-sama mensukseskan program digitalisasi sekolah yang dirancang dalam sebuah sosialisasi pemanfaatan portal rumah belajar dalam pembelajaran digital berbasis tik pada tanggal 4 Oktober tahun 2019
Tidak hanya di SMA Negeri 2 bunguran Timur Dalam waktu 2 minggu sahabat rumah belajar juga telah mengunjungi dan mensosialisasikan portal rumah belajar kepada guru dan siswa yang ada di SMA Negeri 1 bunguran timur laut dan selang beberapa hari sahabat rumah belajar juga mensosialisasikan penggunaan portal rumah belajar kepada guru dan siswa di SMP Negeri 1 bunguran Timur tidak cukup sampai disini sahabat rumah belajar juga sedang menyusun agenda untuk mengunjungi ke sekolah sekolah lainnya dalam waktu dekat yang ada di di pulau bunguran Nah kita nantikan saja mudah-mudahan sahabat rumah belajar ini berkunjung ke sekolah kamu dan jangan lupa akses rumah belajar di halaman belajar dot kemdikbud.go.id atau unduh melalui Play Store menggunakan kata kunci rumah belajar.(hum/herman)

Ditulis Oleh Pada Kam 10 Okt 2019. Kategory Natuna, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek