| | 35 kali dibaca

Masjid Agung Terindah Tapi Gelap

Natuna, Radar Kepri-Masjid Agung Natuna ini Indah tetapi kok gelap ya macam Natuna tak ada duit aja.”Seloroh Ustadz Drs.H. Handarlin H. Umar, yang mengaku masih keluarga Sekda itu, saat mengisi tausiyah memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW ke 1441 H/2019 M. di Masjid Agung Natuna Jum’at (08/11) kepada Sekda Natuna Wan Siswandi, yang hadir malam itu.

Sang ustadz, juga mengaku karena gelap ia sempat terjatuh dikit di halaman Masjid Agung pas ia masuk.

Lanjut Ustadz, Madjid Agung kita ini Indah sebagai icon yang dikenal ole h orang-orang di luar Natuna. Sayang kalau dibiarkan gelap. Kalau menurut saya, Natuna harus menyediakan listrik tenaga Surya agar tidak terlalu membebani PLN.”Saran Ustadz.

Terkait peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Ustadz menceritakan kisah suri tauladan Rasulullah SAW. Rasulullah Muhammad SAW dalam memuliakan istrinya. Ia membantu pekerjaan rumah tangga, Rasul membantu memasak, mencuci pakaian dan mencuci piring dan sebagainya.

Kalau kita hitung pangkat, Rasulullah SAW pemimpin dari segalanya, tetapi beliau tidak malu membantu istrinya dirumah.
Seharusnya contoh ini juga dapat kita tanamkan di rumah tangga kita sehari-hari, apalagi istri kita juga sama-sama sibuk. Tetapi kita cuci piring, dia ongkang kaki nonton TV atau main HP, itu tidak bisa dibenarkan. Saya juga pejabat, tetapi saya membantu pekerjaan rumah tangga saya.”Terang Ustadz.

Ustadz juga mengingatkan kepada pengurus Masjid, agar tidak melarang anak datang ke-Mesjid, kalau dia ribut, Jangan dibentak. Tegurlah dengan secara baik, Kalau anak-anak kita ribut di Masjid itu karena mereka belum tau tentang dosa dan pahala atas apa yang dilakukannya.

Kalau kita menyimak kisah Rasulullah SAW tentang peristiwa orang suku Badui yang kencing di Masjid, para sahabat semua sudah marah, mau mengebuki orang tersebut. Namun, Rasulullah melarangnya, dan Rasullullah bersabda “Itu karena dia tidak tau.”Sabda Rasulullah.”Terang Ustadz.(Herman)

Ditulis Oleh Pada Sab 09 Nov 2019. Kategory Natuna, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek