| | 67 kali dibaca

Komisi I DPRD Natuna Sidak Ke SMPN 2 Bungtim

Natuna, Radar Kepri – Kunjungan Impeksi Mendadak (Sidak) komisi I DPRD Natuna Wan Sofiyan dan anggota Eri Marka, ke Sekolah Menengah Pertama (SMPN 2) Bunguran Timur Kabupaten Natuna Senin, (03/09) pagi ini disambut gembira dan haru oleh para Guru di sekolah tersebut, bahkan salah seorang guru bernama Widiya dan Agus Nengsih, berurai air mata menyampaikan kondisi sekolah tersebut.

Dari pantauan lansung media ini di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMAN) 2 Bunguran Timur tersebut, memang banyak kondisi seperti meja dan kursi Majelis dan serta Meja dan kursi siswa sudah kurang layak dipakai, sangat jauh berbeda dengan kondisi Meja dan kursi di sekolah SMPN 1 Ranai dan SMP-SMP lainya di Natuna.

Sehingga SMPN 2 yang berdiri pada tahun 2005 ini sangat membutuhkan perhatian pemerintah daerah Kabupaten Natuna, termasuk berbagai peralatan seperti Alat-alat sarana dan peraga olahraga, serta Labor IPA, dan Komputer Meja dan kursi serta lainya.

“Meja dan Kursi Majelis maupun Bangku dan kursi Siswa kita ini, kami nilai sudah tidak layak pak, kami sangat berharap kepada Pemkab untuk memperhatikan kondisi sekolah kami ini, dari tahun 2005 berdirinya sekolah ini belum ada penambahan atau pengganti meja dan kursi kami ini, coba bapak lihat semuanya sudah patah-patah tu kaki meja kami. “Terang Widya, sambil menangis terisak – isak.

Seluruh ruangan sekolah di SMPN 2 tersebut, ditinjau lansung oleh Ketua Komisi I DPRD Natuna Wan Sofiyan dan Eri Marka. Wan Sofiyan, juga menemukan korsi dan meja yang patah, plafon yang roboh, serta menerima lansung keluhan berbagai kebutuhan yang sangat dibutuhkan sekolah tersebut.

Usai meninjau keadaan serta kondisi seluruh sekolah, Wan Sofiyan dan Eri Marka, Ketua dan Angota komisi I DPRD yang membidangi Pendidikan itu, berjanji akan mencoba untuk memperjuangkan berbagai kebutuhan di Sekolah SMPN 2 tersebut mulai tahun ini dan anggaran 2019 mendatang.

Begitu juga Sekretaris Diknas natuna Tabrani, usai sidak mengatakan, “Semua kekurangan yang di butuhkan SMPN 2 yang memiliki 260 siswa dan 23 orang guru ini memang hal yang harus ditambah, dan Dinas akan mencoba untuk mengkondisikan hal tersebut.” Terang Tabrani.

Sidak yang dilakukan oleh Komisi 1 DPRD Natuna Senin, (03/09) hari ini, berdasarkan adanya postingan di Medsos Facebook oleh seorang Guru bernama Widya, Sehingga hal tersebut mendapatkan tanggapan lansung oleh Komisi 1 DPRD Natuna, dan menggandeng pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna yang diwakili oleh Sekretaris Diknas Tabrani, untuk melakukan sidak pada hari ini. Widya pun pada kesempatan itu menyampaikan permohonan maaf kepada ketua komisi I DPRD Natuna Wan Sofiyan dan Eri Marka atas postingannya terkait sekolah tersebut.
(Herman)

Ditulis Oleh Pada Sen 03 Sep 2018. Kategory Natuna, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek