; charset=UTF-8" /> Kesal, Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan - | ';

| | 990 kali dibaca

Kesal, Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan

Pohon pisang yang ditanam warga karena jalan tak kunjung diperbaiki.

Pohon pisang yang ditanam warga karena jalan tak kunjung diperbaiki.

Natuna, Radar Kepri-Akibat lambanya Pemkab Natuna Ranai, dalam memperbaiki jalan di lingkungan kota yang rusak, membuat warga masyarakat  Jalan Haji Adam Malik RT. 02/RW.07 Air Batu Kelurahan Bandarsyah  Ranai gerah, dan menanam pohon anak Pisang di jalan yang rusak simpang Pering Kelurahan Bandarsyah.

Kenapa tidak,  menurut masyarakat setempat yg minta namanya untuk tidak ditulis  kepada media ini Saptu (23/01) hari ini di Air Batu mengatakan “Apa kami tidak geram jalan yang rusak ini sudah cukup lama dan sudah banyak memakan korban kecelakaan pada masyarakat pengendara motor.
Apalagi di malam hari tidak sedikit masyarakat yang terperot di jalan tersebut.

Namun nampaknya belum tanda perbaikan,  dari pada terus bertambah korban nya itu makanya kami tanam saja Pisang sebagai tanda jalan rusak. “Jelas sumber ini.

Sementara pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU ) sampai berita ini dimuat belum berhasil dikonfirmasi. Menurut salah seorang pegawai di Kantor PU. Kabupaten Natuna, Jum’at (22/01)Bapak belum masuk kantor.(Herman )

Ditulis Oleh Pada Sab 23 Jan 2016. Kategory Natuna, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

1 Comment for “Kesal, Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan”

  1. DPW LSM LIDIK Kepri

    Natuna yang menyedihkan, ternyata daerah si penghasil Migas itu punya jalan yang rosak dan berlobang lobang, seharusnya daerah yang kaya akan minyak punya infrastruktur yang sudah bagus dan mantap, ditambah lagi DBH yang terus menurun. saatnya rakyat terus berusaha bersuara,kita tidak bisa mempercai menyerahkan roda pemerintahan ini sepenuhnya pada penyelenggara negara, tanpa suara aspirasi penyeimbang dari rakyat.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek