| | 203 kali dibaca

BPJS Kesehatan Sosialisasi Pada 70 Warga Natuna

Suasana sosialisasi BPJS Kesehatan di Natuna.

Natuna, Radar Kepri-Jumat, (21/07)
sekitar pukul 14.11 WIB. hari ini, BPJS Kesehatan melakukan sosialisasi kepada sekitar 70 – an Warga Kelurahan Bandarsyah Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten Natuna.

Peserta sosialisasi terdiri dari Lurah, Seklur beserta Staf Kelurahan Bandarsyah. Ketua RT, RW, Kaling dan Tokoh-tokoh masyarakat serta undangan lainya.

Acara yang berlangsung kurang lebih satu jam itu, Hadir sebagai moderator, Joko Hartoyo, Kabid Perluasan BPJS Propinsi Kepri, dan didampingi oleh Kepala BPJS Cabang Kabupaten Natuna Deny.

Pada sosialisasi tersebut, Joko dengan lemah lembut dengan sangat santun memaparkan tentang manfaat sebagai peserta BPJS.

“Saya yakin bahwa masyarakat Natuna lebih maju dibandingkan dengan masyarakat Papua. Pola pikirnyapun saya yakin masyarakat Natuna lebih luas dan lebih pintar dibanding orang Papua. Tetapi semua masyarakat Papua susah terdaftar sebagai peserta BPJS. “Sampai Joko.

Masih joko, saya juga mengharapkan Bapak dan Ibu masyarakat natuna juga segeralah mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS.

Kenapa saya ngajak seperti itu, karena target pemerintah pusat, pada tahun 2018 nanti tidak ada lagi uang yang beredar di daerah daerah Kabupaten/Kota yang dianggarkan untuk kesehatan, seperti kartu natuna sehat saat ini. ini bukan saya menakut nakuti bapak dan ibu.”Sampai Joko.

Masih Joko, Terkait pelayan, tidak ada yang tidak ditanggung oleh pelayan BPJS. Dengan uang bapak ibu Rp. 25.500 (dua puluh lima ribu lima ratus) rupiah perbulan, Bapak Ibu sudah bisa berobat.

Obat yang dibeli diluar rumah sakit boleh di klaem ke BPJS. Atau sebelum beli obat di luar disarankan agar keluarga pasien untuk berkoordinasi dengan petugas BPJS yang ada di rumah sakit.

Yang tidak titanggung oleh BPJS hanya pertama orang sakit karena mabuk karena minuman keras. Orang mencoba bunuh diri pakai pisau atau lainya tetapi tidak mati, ini juga tidak ditanggung BPJS.

Kekerasan rumah tangga, lempar lembaran terkena pisau tidak mati, ini juga tidak ditanggung BPJS. selain itu ditanggung BPJS.”Terang Joko.

Saya berpesan, tanamkanlah jiwa sosial di dalam hidup kita. Saya dalam menyampaikan ada yang tidak berkenan dihati bapak dan ibu saya mintak maaf. “Harap Joko.

Usai acara Joko, kepada Media ini juga menjelaskan, bahwa sampai saat ini 30% dari jumlah masyarakat Natuna, sudah terdaftar sebagai peserta BPJS.

dan beberapa hari ini kami melakukan sosialisasi antusias masyarakat natuna untuk mendaftar sebagai peserta BPJS semakin bertambah.

” kita bersyukur berarti tingkat kesadaran masyarakat sudah mulai terbuka.”tambah Joko. (Herman)

Ditulis Oleh Pada Sab 22 Jul 2017. Kategory Natuna, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda