| | 77 kali dibaca

Atasi Campak, Dinkes Gelar Sosialisasi.

Natuna, Radar Kepri-Wakil Bupati Natuna, Dra. Hj. Ngesti Yuni Suprapti, didampingi para Asisten, OPD, Ketua tim penggerak PKK kabupaten Natuna,Hj, Nurhayati Hamid Rizal, membuka secara resmi acara Sosialisasi Bahaya campak dan Introduksi Measeles Rubella.

Acara yang berlangsung di ruangan Natuna Hotel Selasa, (03/07) Bertempat di Aula Hotel Natuna Jalan Soebrantas Ranai itu juga hadir
Ketua lembaga dan organisasi frofesi di wilayah kerja kabupaten Natuna, Kepala bidang kesehatan provinsi Kepri dan Ketua pengurus Ikatan Dokter Anak Indonesia Provinsi Kepri.

Disampaikan Ngesti “Diketahui pada tahun 2000, lebih dari 562.000 orang anak per- tahun meninggal diseluruh dunia karena komplikasi penyakit campak.

Namun, dengan segala upaya dan pemberian imunisasi campak pada tahun 2014 angka kematian akibat campak menurun menjadi 115.000 per- tahun.

Indonesia telah berkomitmen untuk mencapai eliminasi campak dan pengendalian rubella/Congenital Rubella Syndrome (CRS) pada tahun 2020.

Berdasarkan hasil surveilansi dan cangkupan imunisasi,maka imunisasi rutin campak saja tidak cukup untuk mencapai target eliminasi campak.
Sedangkan untuk akselerasi pengendalian akselerasi rubella perlu dilakukan kampanye Imunisasi tambahan sebelum introduksi vaksin MR kedalam imunisasi rutin.

Guna antisipasi hal tersebut, melalui sosialisasi ini diharapkan dapat menekan angka penularan campak dan rubella khususnya di Kabupaten Natuna.”Terangnya

Juga disampaikan Wabu, “Indonesia telah berkomitmen untuk mencapai eliminasi penyakit campak dan pngendalian penyakit rubella/kecatatan yang disebabkan oleh infeksi pada saat kehamilan pada tahun 2020.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah imunisasi massal sebagai upaya untuk memutuskan mata rantai penularan virus campak dan rubella yang ada dimasyarakat.
Di Natuna imunisasi MR, pada bulan Agustus 2018 akan dilaksanakan di seluruh sekolah yang terdiri dari sekolah SDM/MI dan SMP/MTS sederajat.
Sedangkan pada bulan September 2018 imunisasi MR akan dilaksanakan di seluruh posyandu-posyandu, polindes, poskesdes dan berbagai fasilitas kesehatan masyarakat dengan sasaran imunisasi bagi bayi berusia 9 bulan sampai pada anak usia 6 tahun.

Ngesti juga berharap, kepada segenap unsur media baik media cetak maupuan media elektonik kirnya dapat mendukung untuk menyebarluaskan informasi terhadap rencana pelaksanaan program imunisasi massal ini.

Hal ini, penting mengingat keadaan geografis Natuna yang berbentuk kepulauan. Sehingga melalui media informasi yang ada seluruh masyarakat mendapatkan informasi yang utuh,terutama yang berdomisili di daerah dengan kondisi transportasi dan pelayanan kesehatan terbatas.

Pada kesempatan sama dalam laporannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna Rizal Renaldy mengatakan campak merupakan penyakit sangat mudah menular yang disebabkan oleh virus dan ditularkan melalui batuk dan bersin dengan gejala yang ditimbulkan adalah demam tinggi, bercak merah pada kulit serta batuk atau pilek dan bisa menyebabkan kematian bila terjadi komplikasi.

“99 persen orang yang berintraksi erat dengan penderita campak dapat tertular jika mereka belum kebal terhadap campak,”terang Rizal.
Tambah Rizal, di Indonesia, rubella merupakah salah satu masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan upaya pencegahan efektif.

Data surveilans selama lima tahun terakhir menunjukan 70% kasus rubella terjadi pada kelompok usia <15 tahun.
Selain itu, berdasarkan studi tentang estimasi beban penyakit CRS di Indonesia pada tahun 2013 diperkirakan terdapat 2767 kasus CRS, 82/100.000 terjadi pada usia ibu 15-19 tahun dan menurun menjadi 47/100.000 pada usia ibu 40-44 tahun.

Menurut Rizal tidak ada obat untuk penyakit campak dan rubella namun penyakit ini dapat dicegah melalui imunisasi rutin dengan vaksin Measles Rubella.

Pelaksanaan kegiatan kampanye imunisasi Measeles Rubella menggunakan APBD Kabupaten Natuna serta tahun 2018 DAK non fisik bidang kesehatan program pencegahan dan penanggulangan penyakit menular (herman)

Ditulis Oleh Pada Sel 03 Jul 2018. Kategory Natuna, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek