'
| | 1.667 kali dibaca

PT Sanmas Mekar Abadi Resahkan Warga Marok Kecil

Aktifitas tambang bauksit PT Sanmas Mekar Abadi di Lingga.=

Aktifitas tambang bauksit PT Sanmas Mekar Abadi di Dabosingkep yang membuat jalan warga Desa Marok Kecil hancur lebur..

Lingga, Radar Kepri-Cerita tambang bauksit yang meresahkan warga, bukan hanya terjadi di pulau Bintan (Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang). Ternyata di Dabosingkep, aktifitas tambang bauksit yang dilakukan PT Sanmas Mekar Abadi di Desa Marok Kecil, Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga juga sangat meresahkan masyarakat. Karena jalan utama masyarakat Marok Kecil di jadikan oleh Pihak PT untuk mengangkut bauksit galiannya.

Keresahan warga karena jalan masyarakat berubah menjadi jalan tambang diungkapka, Alai, Sabtu ( 23/11).”Aktvitas tambang yang mempergunakan jalan masyarakat tersebut sudah berjalan lebih kurang 1 bulan. Sehingga jalan utama masyarakat Marok Kecil hancur lebur di Desa Marok Kecil. Padahal jalan itu bangun memakai dana P3DK Provinsi Kepri pada Tahun 2005 lalu.”jelasnya.
Saat ini, lanjut Alai, aktivitas masyarakat Marok Kecil untuk keluar masuk desa mereka sangat terganggu. Apalagi ketika hujan pemilik kendaraan roda dua, mengeluh melewati jalan tersebut untuk melakukan aktivitas sehari hari.”Jalan licin dan berlumpur, bahkan rawan terjadi pelanggaran antara mobil damtruck PT Sanmas  Mekar Abadi dengan masyarakat yang keluar masuk kampung mereka.”bebernya.
Harapan masyarakat desa Marok Kecil, kata Alai, jalan umum masyarakat jangan di ganggu oleh pihak perusahaan.”Perusahaan buat jalan lain, supaya masyarakat dapat mempergunakan jalan tersebut dengan baik.”pintanya.
Alai Ketua Rw 04 Dusun 2 Laboh menambahkan.” Saya hampir tiap hari di datangi masyarakat untuk menyampaikan keluhanya, karena jalan tersebut rusak parah. Saya selaku aparat desa juga telah menyampaikan hal tersebut kepada pihak perusahaan supaya tidak memakai jalan aktivitas masyarakat tersebut.”jelasnya.
Alai menuturkan, dirinya sudah 3 kali menjumpai kepala lapangan PT Sanmas Mekar Abadi, yaitu Deny dan Jimmi.”Namun sampai saat ini, tidak di indahkan pihak perusahaan.”ujarnya. ujarnya dengan nada kesal.

Pihaknya kuatir masyarakat tersulut emosinya dan bertindak anarkis.”Jadi kita minta perusahaan tambang itu untuk membuat jalan untuk mengangkut hasil tambang mereka.”tutupnya.

Hingga berita ini dimuat, media ini belum berhasil menjumpai pihak PT Sanmas Mekar Abadi guna konfirmasi dan tanggapannya terkait keluhan warga Marok Kecil itu.(muslim tambunan)

Ditulis Oleh Pada Ming 24 Nov 2013. Kategory Lingga, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda