; charset=UTF-8" /> Kadisdukcapil Anambas Geram Dengan PT Quadran - | ';

| | 936 kali dibaca

Kadisdukcapil Anambas Geram Dengan PT Quadran

Kadisdukcapil KKA, Agus Basir-

Kadisdukcapil KKA, Agus Basir.

Anambas, Radar Kepri-Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Disduk Capil) Kabupaten Kepulauan Anambas, Agus Basir, kesal pada PT Quadran yang seharusnya bertanggungjawab untuk maintenance (perawatan) jaringan komunikasi data peralatan e-KTP tak kunjung datang. Padahal jaringan komunikasi data KTP Elektronik sering bermasalah.

Dijumpai media ini diruang kerjanya, Rabu (01/05), Agus Basir mengatakan.”Tidak pernah kelihatan batang hidungnnya orang PT Quadran itu. Padahal sudah berkali-kali kita laporkan tentang jaringan komunikasi data KTP Elektronik yang sering masalah,” jelas Kadisduk Capil Kepulauan Anambas.

Masih menurut Agus Basir, padahal Junaidi, selaku Penganggungjawab Tenaga Teknis untuk jaringan komunikasi data dari PT Quadran sudah berjanji akan segera datang ke Kepulauan Anambas untuk segera me-maintenance troubleshooting di seluruh kecamatan.

Namun setelah lama ditunggu, Junaidi tak kunjung datang ke Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA). Tidak hanya itu, nomor telepon yang biasa dihubungi untuk berkomuniasi dengan Junaidi juga tidak aktif. Tentu hal tersebut menambah Agus Basir makin geram.”Bayangkan, janjinya mau datang. Tapi ternyata cuma lips service saja. Sampai sekarang mana?. Malah nomornya sudah tidak dapat dihubungi,” geram Agus.

Padahal, seperti yang dipaparkan Agus Basir, beberapa waktu terakhir seluruh jaringan komunikasi data di 7 Kecamatan pernah down secara serentak. Akibatnya pelayanan e-KTPdi seluruh kecamatan terpaksa tersendat.

Mengatasi masalah tersebut, terpaksa Disduk Capil harus mengirimkan tenaganya untuk mengikuti pelatihan. Dari hasil pelatihan tersebut, staff tersebut kemudian dikirim ke seluruh kecamatan untuk maintenance trouble shooting yang dialami jaringan komunikasi data.”Kita harus kirim pak Muslim untuk ikut pelatihan. Jadi, dialah yang kita kirim kalau ada trouble shooting. Sekarang tinggal Jemaja dan Jemaja Timur yang belum selesai. Padahal dari kontraknya, jelas seluruh yang berhubungan dengan jaringan komunikasi data, termasuk troubleshootingnnya diurus oleh pihak ketiga. Bukan kita,”jelas Kadisduk Capil.

Pihaknya belum berencana melaporkan ke aparat penegak hukum, namun kalau Junaid selalu mangkir dari tanggungjawab. Tidak tertutup kemungkinan akan diteruskan ke aparat penegak hukum. (yuli)

Ditulis Oleh Pada Rab 01 Mei 2013. Kategory Anambas, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek