| | 1.024 kali dibaca

ICW Kepri Minta KPK Serius Usut Korupsi di Diknas Batam

Kadis Diknas Batam, Muslim Bidin

Kadis Diknas Batam, Muslim Bidin.

Batam, Radar Kepri-Aroma korupsi berupa suap kembali menerpa Pemko Batam, kali ini disinyalir terjadi di Dinas Pendidikan (disdik) Kota Batam. Nilai suap berhembus dan diduga melibatkan wakil rakyat (DPRD Kota Batam,red) mencapai Rp 200 juta. Indonesia Coruption Wacht (ICW) Kepri bertindak cepat dengan melaporkan kasus ini ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta.

Hal ini diungkapkan Rubi, juru bicara ICW Kepri ketika dijumpai Radar Kepri, Senin (02/09) di Batam Center.”Laporan dugaan suap di Disdik Batam yang diduga melibatkan anggota Komisi IV DPRD Kota Batam itu telah kami sampaikan langsiung ke KPK pada 12 Agustus 2013 lalu.”jelas Rubi.

Dan ICW Kepri siap memberikan data tambahan ke KPK guna untuk melengkapi data sebelumnya.”Jika dalam penyerahan data yang lalu, masih di anggap KPK kurang. Kapan saja, kami siap menambahkan data yang kami punya.”tegasnya.

Saat ini, lanjut Robi, mengatakan.”Kami sudah memiliki data baru terkait dugaan suap (gratifikasi) yang di diduga dilakukan kepala Dinas Pendidikan Batam, Muslim Bidin da anggota DPRD  Komisi IV itu. Datanya, akan  kami serahkan lagi ke KPK sebagai data tambahan.”ujarnya.

Dalam waktu dekat ini ICW Kepri akan mengirimkan surat ke lembaga anti rasuah pimpinan Abraham Samad itu.”Data baru ini sangat meyakinkan, karena itu sangat yakin dengan adanya data tabahan yang akurat kepada KPK. Kasus ini akan terbongkar hingga ke akar-akarnya.”jelasnya.

Masih Rubi, data baru itu sangat membantu KPK untuk melakukan pengusutan. Karena dugaan  suap atau gratifikasi dari di Disdik Batam diduga kuat di terima lebih dari satu orang anggota Komisi IV DPRD Batam.

Maka dari itu, lanjutnya sebelumnya, anggota Komisi IV DPRD Batam atas nama inisal DTW yang dicurigai telah menerima suap sebesar Rp 200 juta, diduga  diberikan oleh Sekretaris Disdik Batam berinisal YY atas perintah Kadisdik Batam..” ICW Kepri memiliki rekaman pengakuan YY, dana suap itu sengaja diberikan untuk mengamankan Komisi IV DPRD. Agar anggaran ke Disdik Batam dimuluskan.”katanya.

Selain itu, kata Robi, suap itu diduga diberikan, agar proyek-proyek yang ada di Disdik Batam tidak diganggu oleh para wakil rakyat Batam tesebut.”LSM ICW Kepri berharap pada KPK serius menanggapi laporan kami tersebut.”pintanya.

Sementara itu Kepala dinas Pendidikan kota Batam yang dikonfirmasi awak media ini terkait adanya dugaan suap yang dilakukan oleh Dinas pendidikan kota Batam. Sebagaimana yang disampaikan oleh LSM ICW Kepri diatas, bahkan sudah dilaporkannya padaKPK. Sampai berita ini diturukan belum ada jawabannya.(taherman)

Ditulis Oleh Pada Sen 02 Sep 2013. Kategory Batam, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda