; charset=UTF-8" /> Banjir Bandang Rusak 26 Rumah - | ';

| | 104 kali dibaca

Banjir Bandang Rusak 26 Rumah

Solok Selatan, Radar Kepri-Dampak Banjir bandang di nagari Pakan Rabaa Timur, Solok Selatan, Minggu (24/11) tepatnya di pinti kayu, dan Sapan Salak,Manggiu mengakibatkan kerusakan yang besar dan luas.

Data yang diperoleh dari Wali Nagari Pakan Rabaa Timur, BPBD Solok Selatan dan Camat KPGD.Longsor terjadi di 10 Tititk dan menutup akses jalan keluar masuk 13 Rumah Rusak Berat,5 buah rumah rusak ringan,8 buah rumah rusak sedang,jumlah rumah rusak terdampak banjir bandang berjumlah 26 buah,3 diantaranya terseret banjir,20 buah rumah terendam banjir.

Satu unit mobil dan dua unit motor hanyut,pengungsi mencapai 330 jiwa,lahan pertanian sawah,ladang mencapai lebih kurang 60 Ha dengan total kerugian lebih kurang Rp 2,5 Milyar,jadi total semua kerugian hampir mencapai Rp 5,5 Milyar.

Semua pengungsi ditampung didua lokasi,pertama di Balai balai adat,kedua dijorong Manggiu dengan mendirikan tenda tenda.

Wali Nagari Pakan Rabaa Timur Nasril,ini adalah data yang sudah kami rilis pasca banjir bersama BPBD,Camat KPGD dan data ini sudah disampaikan kepada pimpinan Bupati dan BPBD Provinsi,jika ada warga Nagari Pakan Rabaa yang terkena banjir bandang tidak terdata,mohon segera datangi posko berikan informasi yang jelas.

Untuk penanggulangan komsumsi makan sementara pihak Dinsos melalui Petugas Sosial Masyarakat PSM sudah menyiapkan bahan kebutuhan sehari hari untuk selama tiga hari kedepan”Ucap Retno Sandra Dewi salah seorang koordinator PSM Solok Selatan.

Minim Bantuan dan Perhatian

Biasanya setelah terjadi bencana besar dari hasil pantaun Media,bantuan dari mana mana berdatangan,baik dari donatur lokal maupun donatur luar Solok Selatan.

Inilah potret Nagari Pakan Rabaa Timur pasca Galodo,kerugian mencapai 5,5 Milyar,bantuan minim.

 

Hasil pantau Media didaerah yang terkena musibah banjir bandang Pinti Kayu mulai dari hari pertama kejadian hingga hari kelima pasca banjir belum ada satupun donatur yang datang dan berbagi untuk warga pedalam tersebut.

Hasil pantaun juga,inilah satu satunya musibah banjir yang paling parah menimpa warga di Nagari Pakan Rabaa Timur ini,bukan saja banjir tetapi sudah kategori banjir bandang serta galodo,sementara stok yang ada untuk menyambung hidup mereka dipengungsian hanya bertahan untuk tiga hari saja.(Helfi yulinda)

Ditulis Oleh Pada Kam 28 Nov 2019. Kategory Nasional, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek