; charset=UTF-8" /> Wasit Yang Dipukul Oknum Pesepak Bola PSTK Lapor ke Komdis PSSI - | ';

| | 502 kali dibaca

Wasit Yang Dipukul Oknum Pesepak Bola PSTK Lapor ke Komdis PSSI

Batam, Radar Kepri-Seorang wasit menjadi korban pemukulan oleh salah satu oknum pemain sepakbola di Tanjung Pinang pada Rabu, 1 Desember 2021, sore kemarin, di Stadion Stadion Sri Tri Buana, Dompak, Tanjungpinang, Kepri, dalam Kompetisi Liga 3 Kepri 2021.

Wanda Satria, wasit yang memimpin laga antara PSTK Tanjung Pinang melawan Biram Dewa Tanjung Pinang, angkat bicara mengenai peristiwa yang menimpa dirinya tersebut.

Wanda menceritakan kepada Radar Kepri, awal mula sebelum pemukulan itu terjadi kepadanya, sempat terjadi perdebatan antara dia dengan para pemain PSTK Tanjung Pinang.

“Jadi awalnya itu berdebat dari pengesahan gol untuk tim Biram Dewa Tanjung pinang pada babak kedua pertandingan,” kata Wanda Satria kepada Radar Kepri, pada Kamis 2 Desember 2021.

Pada menit ke 70, di babak kedua, tim Biram Dewa mendapatkan kesempatan tendangan bebas yang berujung gol. Namun, karena memang ada kesilapan darinya saat itu, ia awalnya sempat menganulir gol tersebut karena penglihatannya terhalang.

“Saya merasa bahwa bola bukan masuk ke gawang melainkan memantul keluar setelah membentur tiang gawang PSTK,” kata dia.

Setelah itu, asisten wasit memanggil dan berdialog dan menjelaskan bahwa tendangan bebas yang dilakukan pemain Biram Dewa tersebut masuk ke gawang.

“Mendapat penjelasan dan melihat fakta bahwa bola memang masuk ke gawang, saya kemudian mengesahkan gol oleh tim Biram Dewa,” katanya.

Wanda juga mengatakan bahwa pada pertandingan kemarin sore, tim PSTK sebenarnya unggul dengan skor 3-2.

“Disinilah pemain dan ofisial dari PSTK menyerbu saya, hingga kami berdebat di pinggir lapangan. Pada saat itulah mulai terjadi provokasi untuk melakukan pemukulan terhadap saya,” katanya.

Buntut dari penganiayaan yang dialaminya, pertandingan kemudian dihentikan hingga akhirnya Wanda meninggalkan lokasi dengan mendapat pengawalan dari pihak Kepolisian.

“Seharusnya dilanjutkan hari ini, tapi dari tim Biram Dewa tampaknya sudah tidak mau melanjutkan pertandingan. Karena sebenarnya kedua tim juga tidak lolos ke babak selanjutnya, walau memenangkan pertandingan,” kata dia.

Wanda melanjutkan bahwa penganiayaan yang dialaminya hanya dilaporkan ke Komisi Disiplin ( Komdis) PSSI Kepri, untuk dilanjutkan ke PSSI Pusat. “Saya tidak lanjutkan ke jalur hukum,” katanya

Komite Eksekutif Asprov PSSI Kepri, Bambang mengatakan akan melaporkan kejadian tersebut kepada PSSI. “Kami akan laporkan semua kejadian dan jalannya pertandingan ini ke PSSI,” katanya singkat.(islah)

Ditulis Oleh Pada Kam 02 Des 2021. Kategory Batam, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek