; charset=UTF-8" /> Terima Keluhan Warga, Plt Kadis DLH Langsung Kelapangan - | ';
'
'
| | 117 kali dibaca

Terima Keluhan Warga, Plt Kadis DLH Langsung Kelapangan

Plt DLH, Armia dan tim saat turun meninjau lahan pembuatan jalan.

 

Lingga, Radar Kepri-Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau patut di acung jempol. Buktinya, Plt Kadis LH, H Armia langsung turun dilapangan meninjau pembagunan jalan yang menghubungkan Desa Bakong dan Tanjung sembilang, Kecamatan Singkep Barat.

Hal ini disampaikan Kadis LH, Armia mengatakan.”Tujuan kami turun di lokasi desa Bakong, bertujuan untuk melihat lokasi akses jalan karena ada pemotongan beberapa Bukit sehingga takut dikhawatirkan Tanah yang di pangkas akan di komersialkan, dan tidak digunakan untk menimbun jalan yang lembab.”terangnya.

Lebih lanjut, Armia menjelaskan, sebelum dirinya menjabat sebagai Kadis LH, dari Kades Bakong sudah melayangkan surat bahwasanya ada pembuatan jalan penghubung antara Desa Bakong dan Tanjung Sembilan, seblumnya PJ Kades Bakong sudah menyiapkan anggaran untuk sewa alat pemotongan tiga bukit itu.

“Ya, Karena pembukaan jalan tersebut ada pememotong tiga bukit, jadi dari Kades tersebut harus menyurati DLH, karena takutnya ada dampak lingkungan,”ujar Armia kepada Radar Kepri, Selasa (14/9).

Namun, dari DLH sebelum Armia menjabat, tidak ada respon terkait surat yang disampaikan oleh Kades Bakong, sehingga mereka tidak berani melakukan pembukaan jalan untuk memotong tiga bukit itu karena belum ada jawaban dari DLH, terkait surat mereka, mereka belum melaksanakan kerja takut adanya dampak lingkungan.

“Surat itu sudah lama masuk, sebelum saya menjabat sebagai Kadis LH. Karena saya baru 2 bulan menjabat, saya minta kades baru ini membuat surat baru,”kata Armia.

Namun, ketika mendengar berita bahwasanya jalan itu untuk dimanfaatkan oleh anak sekolah, Armia dan tim dari DLH langsung sigap turun di lapangan.

Armia berpesan, tanah yang dipotong itu tidak dibuat untuk kormisial (Tidak dijual diluar-red), tapi tanah itu harus digunakan untuk menimbun bahu-bahu jalan yang baru di bikin.

“Kemarin dari Kades Bakong, sudah menyiapkan anggaran untuk pembukaan jalan, karena diwaktu itu, dari dinas LH tidak ada respon jadi kades tersebut tidak berani melakukan pemotongan tiga bukit tersebut,”urai Armia.

Ditambahkan Armia.”Kita akan mendukung selagi yang dibangun Desa bermanfaat untuk masyarakat, apalagi ini keperluan untuk anak sekolah menuntut ilmu,”ungkapnya.

“Sekali lagi kita berpesan, sisa pemotongan tanah agar bisa digunakan untuk penimbunan jalan. Insya Allah dalam waktu dekat ini jalan itu akan di bangun.

Sebagaimana diketahui, Panjang jalan tersebut 4 kilo meter, tapi untuk pemotongan bukit hanya sekitar 300 meter. (Hendra)

Ditulis Oleh Pada Rab 15 Sep 2021. Kategory Lingga, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek