' '
| | 1.493 kali dibaca

Tanpa Cross Check, Omrani Turunkan Tim Gabungan

Tim gabuangan Satpol PP yang diturunkan menggelar operasi tanpa cross check kebenaran info tersebut, Kamis (30/04)

Tim gabuangan Satpol PP yang diturunkan menggelar operasi tanpa cross check kebenaran info tersebut, Kamis (30/04)

Tanjungpinang, Radar Kepri-Omrani, Kabid Tibum Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tanjungpinang kembali menunjukkan kinerja yang tidak professional. Pasalnya, tanpa menurunkan anggotanya terlebih dahulu guna cross check atas informasi dari masyarakat, Omrani menurunkan tim gabungan untuk merazia lokasi yang di infokan warga sebagai tempat perjudian. Padahal tidak ada perjudian dilokasi yang di sampaikan tersebut.

Hal ini terjadi, Kamis (30/04) sekitar pukul 16 00 Wib, Omrani mendapat informasi dari masyarakat tentang ada judi cingkoko alias dadu goncang di Jl Sultan Machmud, kelurahan Tanjung Unggat, kecamatan Bukit Bestari, kota Tanjungpinang. Omrani segera mengumpulkan personilnya di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI serta Polri.

Omrani langsung menurunkan sejumlah besar personil kelokasi, tak tanggung-tanggung 40 orang personil dengan 6 unit armada patroli digerakkan. Tiba dilokasi, petugas tidak menemukan perjudian dilokasi yang seperti di laporkan masyarakat.

Usai menggelar razia Kepala Bidang Ketertiban Umum (Kabid Tibum) Satpol PP pemko Tanjungpinang, Omrani dikonfirmasi radarkepri.com dengan enteng mengatakan.”Razia ini kita lakukan bersarkan laporan dari masyarakat, bahwa dilokasi tersebut ada permainan judi cingkoko alias dadu guncang.”katanya.

Ketika ditanya, mengapa menurunkan pasukan berjumlah besar, Omrani menjelaskan.”Kita menurunkan personil tak besar, biasa saja. Hanya sekitar 40 personil dan 6 unit mobil Patroli, termasuk mobil Dalmas.”terangnya.

Dilanjutkan Omrani.”Seharusnya pihak setempat seperti RT, RW dan Lurah mengecek terlebih dahulu. Jadi kita tidak, sia-sia turun ke lokasi. Ternyata tidak ditemukan informasi yang disampaikan masyarakat melalui walikota yang diteruskan pada pihak Satpol PP.”kata Omrani menyalahkan RT/RW dan Lurah.

Ketika ditanya mengapa Satpol PP tidak menggelar razia Penyakit Masyarakat, tindakan asusila kerumah kos, Omrani menjelaskan.”Untuk saat ini belum kita lakukan, karena kita fokus ke masalah oknum Satpol PP yang digerebek di hotel Garden kemarin.”jelasnya

Pantauan Radar Kepri.com dilapangan, saat razia berlangsung, terlihat sebagian warga terkejut dan ruas jalan sedikit macet akibat kegiatan tersebut.

Entah berapa besar biaya operasional yang dikeluarkan untuk operasi sia-sia ala Omrani ini. Padahal, Omrani bisa memberdayakan satuan intelnya untuk melacak dan memastikan informasi tersebut. Sehingga tidak timbul kesan, Satpol PP hanya menghamburkan-hamburkan uang rakyat Tanjungpinang.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Kam 30 Apr 2015. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda