; charset=UTF-8" /> Menguak Mafia Ekspor Hasil Laut di Bintim (Bagian-2) - | ';

| | 568 kali dibaca

Menguak Mafia Ekspor Hasil Laut di Bintim (Bagian-2)

Rapat Gelap Antisipasi Penindakan BC.

 

Inilah salah satu kapal yang diduga pengangkut hasil laut nelayan Bintim ke luar negeri.

Bintan, Radar Kepri-Mafia penggelapan pajak dari ekspor ikan di Bintan sebagaimana dimuat media ini pada bagian-1 menguak modus dengan memanipulasi manives guna mengelabui aparat penegak hukum yang terkesan pasif. Pada bagian ke -2, berdasarkan informasi dan investigasi dilapangan, melanjutkan edisi sebelumnya tentang penyebab mulusnya aksi mafia ekspor hasil laut di Bintan Timur (Bintim).

Terungkap, setoran dan beking kuat melibatkan aparat bermental “keparat” penyebab merajalelanya penggelapan pajak yang berpotensi korupsi ini.”Ada setoran bang, makanya lancar-lancar saja.”sebut sumber media ini dilapangan yang meminta namanya tidak ditulis.

Mengenai beking oknum aparat, sumber membenarkan.”Kalau tak ada beking, mana berani memanipulasi manives muatan termasuk memanipulasi jenis hasil laut. Contohnya, ikan tenggiri dan udang didalam manives biasa ditulis ikan jenis biasa, seperti ikan selar.”beber sumber.

Beberapa waktu lalu, tersiar kabar pihak Bea dan Cukai akan melakukan penegakan hukum. Informasi ini ternyata telah bocor ke kaki tangan pengusaha S yang dikabarkan memiliki dua perusahaan pengiriman hasil laut di Bintim ini menggelar pertemuan dengan sejumlah nelayan.

Pertemuan digelar pada 5 September 2022 di Sei Enam. Berikut hasil pertemuan tersebut.

Selamat siang semua nya.
Jadi hasil rapat kita tdi di seinam, adalah sbgai berikut=

1. Jika besok salah satu dari kita di tlpon sama beacukai, jawaban kita adalah, sebelum covid, uang emang titip di kapal, tapi setelah covid. Orang kapal tdk bisa naik ke atas, dan uang sudah tdk lewat kapal lagi. Trus kalau di tanya, jadi uang lewat mana stlah covid, Itu jawaban nya balik ke teman” mau gmna blng, yg paling penting jgn blng lewat kapal.

2. Berat ikan di dalam box 100-110 kg

3. Ongkos jasa mnggunakan sn….y/ md… dihang per peber nya 150.000 (kalau di tanya) . Dan tdk ada transaksi dalam dollar, semua rupiah.

4. Untuk biaya yg tadi 30.000 per box dari pak j…i, itu pihak kapal akan rapat secepat nya, dan akan saya update kembali. Yg tidak ada izin PIB.

5. Begitu juga untuk harga” ikan, akan saya update kembali.

Terima kasih.

Dari hasil pertemuan tersebut, terindikasi ada upaya persekongkolan jahat untuk memberikan keterangan tidak benar agar kejahatan ekspor hasil laut ini tidak terbuka dan diusut pihak berwenang, dalam hal ini Bea dan Cukai.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Sab 17 Sep 2022. Kategory Bintan, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

1 Comment for “Menguak Mafia Ekspor Hasil Laut di Bintim (Bagian-2)”

  1. Hamizar Hamid

    Mhn izin untuk klarifikasi berkaitan dgn berita diatas. Mhn waktu dan tempat. Trims

Komentar Anda

Radar Kepri Indek