| | 704 kali dibaca

KPK Turun ke Batam, Wako & Humas Kompak Bungkam

Muren Mulkansyah KCW Propinsi kepri.=

Muren Mulkansyah, ketua KCW Provinsi Kepri.

Batam, Radar Kepri-Diam-diam Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali turun ke Batam menindaklanjuti dugaan kasus korupsi dana bantuan social (bansos). Kasus ini sudah bergulir masuk ranah hukum dan masuk tahap suvervisi di KPK.

Hal tersebut disampaikan ketua Kepri Corruption Watch (KCW) Provinsi Kepri Mulkansyah.”Tim KPK mendatangi Batam pada Senin (12/08), sehari pasca masuk kerja pemerintah atau usai libur panjang lebaran.”kata Mulkansyah kepada awak media, Rabu (13/08) di Batam Centre.

Menurut Mulkansyah.”Saya dengar, kedatangan KPK kali ini serius untuk menuntaskan dugaan kasus korupsi dana bantuan sosial yang sudah lama di laporkan oleh mantan Kepala Kejaksaan Negeri Batam, Tatang Sutarna SH pada KPK yang waktu itu dimutasi mendadak.”katanya.

Padahal, waktu itu  Kejari Batam sedang intens menangani kasus korupsi dikota Batam, diantaranya kasus dugaan kasus korupsi dana Bantuan sosial (Bansos) yang sampai sekarang belum tuntas. Yang dihukum hanya pejabat kelas tiga.”Sementara walikota Batam Ahmad Dahlan sebagai penanggungjawab kebijakan, sampai sekarang belum tersentuh hukum.”ujarnya.

Ditambahkan Mulkansyah,”Saya berharap KPK serius menangani kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial kota Batam yang nilai mencapai ratusan miliar ini. Mulai dari tahun 2006-sampai tahun 2011 lalu, jumlah sangat besar mencapai ratusan miliar. Namun kasus ini sampai sekarang sepertinya tidak tersentuh oleh intansi penegak hokum.”katanya

Menurut Mulkansyah,”Apakah Walikota Batam didukung oleh partai penguasa sehingga KPK tidak berani menindaknya.”ungkapnya.

Informasi turun KPK ke-Batam sering terdengar, namun tidak terdengar hasil kedatangan ke Batam tersebut dalam rangka apa. Buktinya belum ada pejabat di Batam ini yang tersentuh oleh intansi KPK.”Bahkan KPK turun ke Batam memilih secara diam-diam tidak mau diketahui oleh oublik dan pers. Sehingga tujuan mereka turun ke-Batam luput dari pantaun para kuli tinta.”jelasnya.

Pihaknya minta kepada lembaga penegak hukum “superbodi” KPK dibawah pimpinan Abraham Samad tidak omdo alias omong doing.”KPK harus menbuktikan tidak tebang pilih dalam menegakan hukum dan memberantas korupsi. Kalau berani tuntaskan dugaan kasus korupsi bansos di kota Batam yang di pimpin Partai penguasa itu.”tantangnya.

Sementara itu walikota Batam, Ahmad Dahlan yang dikomfirmasi awak media terkait kedetangan Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) ke Batam, melalui SMS via handphone selulernya. Sampai berita ini diturun belum ada jawabannya. Kabag Humas Pemko kota Batam, Ardiwinata yang dikonfirmasi melalui SMS ponselnya terkait hal diatas,  juga belum ada jawabannya.

Humas KPK, Johan Budi SP juga belum memberikan jawaban terkait turunnya tim penyidik KPK ke Batam mengusut kasus “bansosgate” tersebut.(taherman)

Ditulis Oleh Pada Sel 13 Agu 2013. Kategory Batam, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda