'
| | 1.612 kali dibaca

Info Untuk Kapolda Kepri, Kasus Korupsi Dermaga Keter “Mengendap” di Polres Bintan

Beginilah kondisi dermaga Keter di Tembeling, Kabupaten Bintan yang ambruk.

Beginilah kondisi dermaga Keter di Tembeling, Kabupaten Bintan yang ambruk.

Bintan, Radar Kepri-Kapolda Kepri Brigjen (Pol) Arman Depari diminta memberikan atensi kasus-kasus korupsi yang di usut anggotanya. Beberapa kasus korupsi yang di usut bawahannya, setingkat Polres terkesan “dikorupsi”. Salah satunya, adalah kasus korupsi dermaga di Dusun Keter Laut, Kecamatan Teluk Bintan Kabupaten Bintan yang ambruk (total loss). Kasus ini, berdasarkan surat undangan Polres Bintan ke Dishub Bintan telah berjalan sejak 07 Januari 2014 lalu.

Anehnya, meskipun surat undangan klarifikasi dengan nomor nomor B/17/I/2014/Reskrim tertanggal 07 Januari 2014 ditandatangani oleh Kasat Reskrim Polres Bintan, AKP Suhardi Hery Haryanto S Ik. Yang berisi, bahwa saat ini pihak kepolisian Polres Bintan sedang melakukan penyelidikan tentang dugaan tindak pidana “korupsi” dalam pembangunan/rehabilitasi dermaga di Dusun Keter Tembeling, kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan sebagaimana dimaksud dengan UU RI nomor 31 tahun 1999 sebagaimana dirubah menjadi UU RI Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Namun ketika Radar Kepri mengkonfirmasi pada Rabu,06 Agustus 2014 diruangan kerjanya, mengatakan.”Kalau masalah itu saya tidak mau comen.”katanya.

AKP Suhardi Hery Haryanto S IK yang akrab disapa Heri itu melanjutkan.”Mengapa saya tidak mau comen, karena saya tidak mau katanya-katanya. Saya mau bicara yang pasti-pasti. Karena hukum itu pasti. Tidak ada katanya-katanya. Jika memang ada informasi, silahkan cari informasinya yang pasti.”tutup mantan Kapolsek Tanjungpinang Timur.

Inilah plang papan nama proyek Dermaga Keter di Tembeling, Kabupaten Bintan Tahun Anggaran 2013 lalu,

Inilah plang papan nama proyek Dermaga Keter di Tembeling, Kabupaten Bintan Tahun Anggaran 2013 lalu, Proses hukumnya “mengendap” di Polres Bintan.

Dari pernyataan ini, terkesan Kasat Reskrim Polres Bintan menutup-nutupi perkembangan penyelidikan yang digelarnya. Kesan ini diperkuat dengan belum ada Surat Pemberitahuan Dimulai Penyidikan (SPDP) kasus tersebut ke Kejaksaan Negeri Tanjungpinang.”Sampai hari ini, Rabu (08/10), kita belum menerima SPDP dermaga Keter yang ambruk itu. Kita memang pernah menyelediki, namun kita hentikan karena ternyata kasus tersebut telah di usut oleh Polisi.”terang Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Tanjungpinang, Maruhum Tambunan SH.

Menurut Maruhum Tambunan SH, terungkapnya penyelidikan kasus tersebut oleh Polisi.”Setelah kita panggil PPTK proyek tersebut, ternyata seluruh dokumen telah diambil penyidik Polres Bintan yang mengusut sejak Januari 2014 lalu.”kata Maruhum Tambunan SH, pada Radar Kepri, Kamis (28/08) diruang kerjanya.

Namun, masih menurut Maruhum Tambunan SH.”Hingga hari ini, Rabu (08/10). Kami belum menerima Surat Pemberitahuan Dimulai Penyidikan (SPDP) kasus tersebut. Kita tunggu sajalah. Walaupun kita bisa mengambil alih, karena belum masuk tahap penyidikan di polisi. Tapi tak enaklah.”tuturnya.

Sumber media ini menyebutkan.”Kasus dermaga Keter itu sudah “diamankan”. Tak mungkin sekelas Polres Bintan mampu mengungkap, banyak orang kuat di belakang kasus itu. Apalagi, kabarnya ada permintaan dari Bupati Bintan untuk tidak meneruskan proses hukum kasus tersebut.” Sebut sumber yang meminta namanya tidak di ekspos.

Karena itu, dibawah kepemimpinan Brigjen Arman Depari selaku Kapolda Kepri, diharapkan kasus yang merugikan keuangan Negara hampir setengah miliar (Rp 500 juta,red) ini di usut tuntas.”Jangan hanya kasus korupsi kelas teri dengan kerugian puluhan juta, seperti pembangunan mesjid saja yang di usut dan sampai ke pengadilan. Yang kelas kakap, seperti dermaga Keter itu yang harusnya di prioritaskan.”sebut Sekjen LSM Lidik Kepri mencermati penanganan kasus korupsi dermaga Keter tersebut.(aliasar/irfan)

Ditulis Oleh Pada Rab 08 Okt 2014. Kategory Bintan, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

3 Comments for “Info Untuk Kapolda Kepri, Kasus Korupsi Dermaga Keter “Mengendap” di Polres Bintan”

  1. rakyat jelata

    Aparatnya juga terlibat bagaimana mau di periksa kejaksaan

  2. LSM Batu Api

    Direkturnya di suruh lari

  3. Payah emg klo semua serba gelap dan tidak ada transparansi. Entah sampai kpn bro..

Komentar Anda