' '
| | 957 kali dibaca

Hari Pertama Penegakan Penertiban Lalu Lintas, 9 Mobil di Gembok dan Ditilang

Parkir

Mobil honda Jazz yang parkir dilokasi larangan parkir di Jl Tambak, digembok dan langsung ditilang Dishubkominfo Tanjungpinang, Jumat (10/01). (foto by chendy tan,radarkepri.com)

Tanjungpinang, Radar Kepri-Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) kota Tanjungpinang di bawah kepemimpinan Drs H Wan Syamsi MT, bersungguh-sungguh menertibkan kendaraan yang parkir sembarangan dalam kota Tanjungpinang. Jum’at (10/01) sebanyak 9 mobil yang di gembok sekaligus ditilang.

Hal ini diungkapkan Drs H Wan Syamsi MT ketika dikonfirmasi Radar Kepri, Jum’at (10/01) via ponselnya terkait dengan jumlah kendaraan yang digembo dan di tilang.”Kendaraan roda 4 (mobil) yang digembok dan ditilang karena menyalahi aturan parkir hari ini sebanyak 9 unit.”Jelas Wan Samsi.

Kemudian, lanjut Wan Samsi.”Semua kendaraan yang digembok dan ditilang diserahkan kepada Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Tanjungpinang untuk dilanjutkan ke Pengadilan guna proses hukum lebih lanjut.”Kata lelaki berkumis lebat itu.

Pantauan awak media ini dilapangan kesungguhan Dinas tersebut terlihat, petugas kembali menggembok kendaraan yang bandel. Kali ini petugas menggembok sebuah mobil Isuzu Panther warna biru dengan plat nopol BP 1237 TA yang parkir diatas tratoar jalan Bakar Batu tepatnya depan Rumah Makan Putri Minang.

Selain menggembok, petugas juga langsung menilang. Ketika awak media ini mengabadikan gambar mobil yang digembok di jalan Bakar Batu, awak media ini didatangi oleh seorang lelaki paruh baya dan menyapa awak media ini.”Mas kok di foto, mas dari mana ?.” tanya lelaki itu. Setelah di jelaskan, nama dan dari media Radar Kepri, lelaki paruh baya itu langsung mengacungkan tanganya bersalam dengan awak media ini.

Kemudia lelaki itu, menceritakan situasi dalam kota Tanjungpinang saat ini.”Memang kota Tanjungpinang saat ini terliha bersih dan tertata mas.”Saya lihat, biasanya di Jl Merdeka itu sangat padat dengan kendaraan. Namun sekarang terlihat rapi d n tertata.”Katanya.

Masih lelaki paruh baya.”Kenapa ya mas, kok sekarang baru teringat oleh pemerintah kota Tanjungpinang untuk bertindak tegas terhadap kendaraan yang parkir sembarangan. Kok tidak dari dulu.”heran lelaki itu lagi.

Tindakan tegas juga diberlakukan pada mobil yang parkir di jalan Tambak, samping apotik Garuda, Jumat (10/01) sekitar pukul 17 30 Wib petugas Dishubkominfo. Pantauan media ini di lapangan, aksi petugas Dishubkominfor ini mendapat atensi warga sekitar jalan Tambak dan melihat petugas menilang dan menggembok mobil tersebut.

Petugas Dishubkominfo memberi peringatan sebagaimana aksi sebelumnya. Kali ini petugas tegas pada pemilik mobil tersebut. Setelah itu si pemilik mobil jazz abu-abu bernomor polisi BP 1865 WY yang memakirkan mobil di samping apotik Garuda mendatangi petugas yang sedang menggembok mobilnya. Pemilik tersebut meminta kepada petugas agar tidak menggembok mobilnya tersebut. Namun petugas tidak menghiraukan permintaan pemilik mobil tersebut. Ada seorang wanita yang di jumpai awak media ini mengatakan “Anda dari mana bang. Untuk apa anda foto mobil yang ke tangkap ?. Apakah tidak kasihan melihat yang di tangkap ?.”tanya wanita tersebut.

Awak media ini memberitahukandari media Radar Kepri.”Saya memfoto mobil itu karena itukan tugas saya. Tidak ada sangkut pautnya kalau mobil degembok dan ditilang kita kasihani. Karena salah pemiliknya sendiri, masa si pemilik mobil itu tidak melihat sebuah plang di larang parkir yang ada di depan mobilnya. tapi tetap memakirkan mobilnya di situ.”jelas media ini.

Kemudian petugas Dishubkominfo kembali memantau di jalan Tambak. Hasilnya, petugas tersebut mendapatkan sebuah mobil jenis Toyota Avanza yang memakirkan kendaraan dan juga memakan bahu jalan tersebut. Setelah itu petugas turun dan menanyakan kepada penjaga counter HP.”Siapa yang mempunyai mobil ini ?”tanya petuga. Penjaga counter menjawab.”Mobil ini dari tadi pak, kami tidak tahu siapa pemiliknya.”jelas si penjaga itu.

Setelah itu, tanpa basa basi dan membuang waktu petugas Dishubkominfo langsung mengambil alat penggembok untuk menggembok ban belakang mobil itu. Kemudian petugas kembali berpatroli ke jalur lain untuk memeriksa apakah ada mobil yang melanggar peraturan.(aliasar/chendy)

Ditulis Oleh Pada Jum 10 Jan 2014. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda