' '
| | 647 kali dibaca

Hari Ini Malaysia Deportasi 324 TKI/W Bermasalah

Ros Melgawati, sedang menyusui anaknya berumur 38 hari ketika tiba di pelabuhan SBP Tanjungpinang.

Ros Melgawati, sedang menyusui anaknya berumur 38 hari ketika tiba di pelabuhan SBP Tanjungpinang. Kamis (05/03) sore.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Sebanyak 324 orang Tenaga Kerja Indonesia Bermasalah (TKI-B) di deportasi dari negeri jiran Malaysia, kembali tiba di pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura (SPB) Tanjungpinang, Kamis (05/03) sekitar pukul 18 30 Wib dengan kapal Telaga Ekpres. Dengan rincian laki-laki 196 orang, wanita 117 orang dan anak-anak 11 orang termasuk 3 orang balita.

Seorang petugas Disnaker kota Tanjungpinang yang mengawasi para TKI-B, Iskandar, dijumpai radarkepri.com di pelabuhan Sri Bintan Pura disela-sela mengawasi para TKI-B, mengatakan.”Para TKI-B yang datang hari ini, kita bawa ke dua penampungan.Wanita dan anak di bawa ke penampungan Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC) di Jl Sei Timun kilometer 14 Senggarang.”katanya
Sementara TKI di bawa ke penampungan Transito Kilometer 8 Tanjungpinang, menjelang dipulangkan ke kampungnya masing-masing.”Rencananya dengan kapal Pelni KM Sinabung Sabtu (07/03). Para TKI-B yang datang kemarin kita pulangkan malam ini dengan kapal Pelni  KM Bukit Raya.”terang Iskandar.
Kemudian lanjut Iskandar.”Para TKI-B deportasi ini, rata-rata tidak memiliki dokumen yang sah dari imigrasi. Seperti paspor dan permit, izin tinggal di Malaysia.”tutup Iskandar
Seorang TKI wanita deportasi, Ros Melgawati (37) asal Lampung terlihat sedang menyusui anaknya Gan Kili, berusia 38 hari. Dikonfirmasi radarkepri mengatakan.”Saya di deportasi karena tidak memiliki dokumen lengkap. Tidak ada satu suratpun yang saya miliki. Saya hanya ikut suami ke Malaysia, Alwi (37) yang bekerja disalah satu perusahaan kontraktor di Malaysia.”katanya.
Kemudian lanjut, Ros Melgawati.”Dulunya saya masuk ke Malaysia menyeludup dengan salah satu tekong TKI di Lampung. Jadi saya sedang dirumah ketangkap oleh Polis Diraja Malaysia langsung dipulangkan. Sebelum di pulangkan, kami, diletakan di penampungan Malaysia.”ucap wanita asal Lampung itu.
Ketika ditanya, bagaimana pelakuan para TKI di penampungan Malaysia, Ros Melgawati menjelaskan.”Masalah perlakuan kami di penampungan tersebut baik, kami tidak ada diterlantarkan. Makan, obet-obatan, semuanya pelayananya bagus.”tutup Ros Melgawati.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Kam 05 Mar 2015. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek