; charset=UTF-8" /> Ada Usaha Readymix Diduga Ilegal di Telok Sebong - | ';

| | 384 kali dibaca

Ada Usaha Readymix Diduga Ilegal di Telok Sebong

Truk readymix saat masuk kelokasi pembuatan ready di Sebong Pereh, Telok Sebong.

 

Bintan, Radar Kepri-Usaha readymix di Jalan Panca Marga, Sebong Pereh, Kecamatan Telok  Sebong, Kabupaten Bintan diduga tidak memiliki ijin yang lengkap.

Dugaan tak berijin lengkap ini muncul karena lokasi readymix tersebut dikabarkan masuk dalam kawasan pariwisata bukan industri. Kemudian usaha readymix yang menghasilkan limbah tersebut berada dipinggir jalan dan dekat rumah warga setempat.

Sekedar informasi, readymix adalah istilah beton yang sudah siap untuk digunakan tanpa perlu lagi pengolahan di lapangan..

Informasi yang diperoleh media ini dari berbagai sumber readymix yang dihasilkan dilokasi diatas tersebut dijual ke beberapa daerah di Bintan Utara. Jika benar usaha readymix itu ilegal, artinya pihak pembeli bisa dijerat pidana penadahan karena hasil produksi yang dihasilkan “ilegal”.

Terkait legalitas readymix tersebut, beredar kabar hanya mengantongi ijin dari Kades setempat. Padahal lokasi tersebut dikabarkan masuk kawasan Badan Pengusahaan Kawasan Free Trade Zone (BPK FTZ) Bintan.

Guna mendapat informasi yang akurat terkait perizinan dikawasan BPK FTZ Bintan, media ini mengkonfirmasi dengan kepala BPK FTZ Bintan, Farid Irfan Sidq SH pada Jumat (31/03) melalui WA-nya. Namun hingga berita ini dimuat belum memberikan jawaban, padahal pesan konfirmasi yang dikirim media ini menyatakan terkirim dan dibaca.

Upaya konfirmasi dengan Kadis Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP/ Bintan, Indra Hidayat SE juga sedang dilakukan.

Hingga berita ini dimuat, belum diketahui siapa pemilik usaha readymix yang tak jauh dari bangunan terbengkalai bertuliskan hotel Melia tersebut.

Hingga berita ini dimuat, upaya konfirmasi dan klarifikasi dari pihak terkait masih dilakukan.(Irfan)

Ditulis Oleh Pada Jum 31 Mar 2023. Kategory Bintan, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek