' '
| | 425 kali dibaca

Veteran dan IKMAL Kecewa Pernyataan Anies Bawesdan

Foto bersama Veteran Provinsi Kepri yang mengecam ucapan Anies.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Ikatan Masyarakat Maluku (IKMAL) Provinsi Kepulauan Riau mengecam keras pernyataan Anies Baswedan yang terkesan meremehkan penderitaan rakyat dan perjuangan pahlawan di daerah lain.

Kalimat orang nomor satu di DKI Jakarta yang baru dilantik itu merendahkan perjuangan para pejuang daerah lain dalam merebut Kemerdekaan RI.

“Penjajahan di depan mata itu di Jakarta selama ratusan tahun.Ditempat lain mungkin penjajahan terasa jauh tapi di jakarta bagi orang jakarta yang namanya kolonialisme itu di depan mata”

Ungkapan Anis Baswedan tersebut bisa berdampak buruk terhadap kesatuan NKRI. Perjuangan pejuang dari daerah lain seakan diremehkan. Penjajahan terjadi di seluruh daerah Indonesia, bukan hanya di Jakarta. Para pejuang daerah pun banyak mengorbankan jiwa raganya sampai titik darah penghabisan mereka.

Namun ungkapan Anis Baswedan itu sangat disayangkan, karena dapat memecah belah NKRI, Tegas Toni Gabriel.

Aktivis Maluku Kepri mendesak Anies Baswedan untuk segera meminta maaf pada seluruh keluarga dan anak cucu para pejuang di seluruh Indonesia, karena Indonesia bukan hanya Jakarta.

Anies Baswedan sebagai orang berpendidikan seharusnya mampu memilih kata dan kalimat untuk menghormati jasa semua pahlawan di seluruh Indonesia. Tokoh pendidik tentunya bisa membuat pidato dengan menggunakan kalimat lebih lugas dan menghormati seluruh kalangan masyarakat, jangan sampai tercipta opini atau penafsiran bercabang di masyarakat Indonesia yang saat ini sedang di uji kesatuannya.

Hendrikus Uring, Sekjen Pemuda Katolik di Kepulauan Riau menyayangkan pidato Anies Baswedan yang terkesan tidak menanamkan jiwa patriotisme.

“Orang tua saya berjuang membela Indonesia di Timor Leste penuh cucuran darah dan pengorbanan untuk NKRI, apa tidak patut dihargai sebagai pejuang?” Ungkap mantan aktivis PMKRI asal NTT.

DR EW Papilaya.SH,MH Veteran Provinsi Kepri yang tinggal di Tanjungpinang juga menyayangkan pernyataan pidato Anies Baswedan, yang berdampak pada ketersinggungan para pejuang di daerah.

“Saya ini pejuang Kemerdekaan RI melawan penjajahan untuk Indonesia. Jangan mencederai hasil perjuangan yang sudah mengorbankan segalanya untuk bangsa dan negara ini, ” ungkapnya.

Ditegaskan.”Anies Baswedan harus menarik pernyataannya dan meminta maaf kepada seluruh para pejuang daerah di Indonesia.” Ucap mantan oditur militer KKO. ( Irfan )

Ditulis Oleh Pada Kam 19 Okt 2017. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek