; charset=UTF-8" /> Usut Dugaan Korupsi Dana Desa di Desa Matak - | ';

| | 459 kali dibaca

Usut Dugaan Korupsi Dana Desa di Desa Matak

Kantor Desa Matak di Kecamatan Kute Siantan, Anambas.

Anambas, Radar Kepri-Sejumlah kejanggalan berpotensi korupsi, kolusi dan nepotisme disinyalir terjadi dalam penggunaan dana desa di Desa Matak, Kecamatan Kute Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA).

Data yang diperoleh redaksi radarkepri.com mengungkapkan indikasi korupsi dana desa tersebut terjadi sejak tahun 2019. Dimana, pada tahun 2019 itu Desa Matak mendapat kucuran dana desa sebesar Rp 832 077 000 dari APBN. Pencarian dana desa tersebut bertahap, tahap I diterima tanggal 14 Maret 2019 dengan total Rp 166 415 400 dengan rincian penggunaan untuk 3 kegiatan.

Yakni untuk Pemeliharaan Fasilitas Pengelolaan Sampah Desa/Permukiman (Penampungan, Bank Sampah, dll) senilai  Rp. 33.524.390 direalisasikan Rp. 13.745.000.
Kemudian untuk Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Monumen/Gapura/Batas Desa Rp. 70.567.357 terealisasi  Rp. 69.156.010
Kemudian untuk Pemeliharaan Sarana/Prasarana Posyandu/Polindes/PKD Rp. 25.166.667 terealisasi Rp. 12.835.000
Dan untuk Penyelenggaraan PAUD/TK/TPA/TKA/TPQ/Madrasah Non-Formal Milik Desa (Bantuan Honor Pengajar, Pakaian Seragam, Operasional, dst) sebesar Rp 36 666 667 terealisasi Rp 11 000 000.

Pencairan tahap 2 diterima tanggal 7 May 2019 dengan jumlah Rp 332 830 800 dengan rincian sebagai berikut.

Pelatihan/Bimtek/Pengenalan Tekonologi Tepat Guna untuk Perikanan Darat/Nelayan Rp. 10.000.000 terealisasi Rp. 5.000.000.
Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Pembinaan Group Kesenian dan Kebudayaan Tingkat Desa Rp. 12.110.000 terealisasi Rp 12.110.000
Koordinasi Pembinaan Ketentraman, Ketertiban, dan Pelindungan Masyarakat (dengan masyarakat/instansi pemerintah daerah, dll) Skala Lokal Desa Rp. 30.000.000 terealisasi Rp. 9.000.000
Pelaksanaan Pembangunan Desa
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Taman/Taman Bermain Anak Milik Desa Rp. 351.365.000 terealisasi Rp. 182.709.800
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Fasilitas Pengelolaan Sampah Desa/Permukiman (Penampungan, Bank Sampah, dll) Rp. 180.000.200 terealisasi Rp. 180.000.200.

Selanjutnya pencairan tahap 3 terjadi 05 September 2019 dengan nilai Rp 332 830 800 ribu. Namun tidak ditemukan kegiatan apa untuk anggaran ini dan direalisasikan berapa.

Terkait indikasi penyelewengan dana desa ini, sumber radarkepri.com yang enggan dipublikasikan namanya menyebutkan.”Tanggal 1 September 2020 lalu, saye dapat info pak kades dipanggil penyidik Tipikor Polres Anambas.”jelasnya.

Sumber meminta polisi menuntaskan kasus dugaan penyelewengan dana desa tersebut.”Bukan hanya tahun 2019 tapi juga tahun 2020 lalu juga diusut.”pintanya.

Kapolres Anambas, AKBP Syafrudin, Kasat Reskrim, Iptu Rifi dan Kanit Tipikor, Iptu Antoni dikonfirmasi radarkepri.com melalui WA-nya terkait informasi tentang penyelidikan kasus dugaan korupsi dana desa di Desa Matak tersebut, hingga berita ini dimuat belum memberikan jawaban.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Sab 11 Sep 2021. Kategory Anambas, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek