; charset=UTF-8" /> Truk Tua Masih Beroperasi di DLH Batam - | ';

| | 41 kali dibaca

Truk Tua Masih Beroperasi di DLH Batam

Kantor DLH kota Batam.

Batam, Radar Kepri-Dinas Lingkungan Hidup sampai saat ini masih mengoperasikan armada pengangkut sampah yang berusia tua untuk mengangkut sampah.

Kepala Bidang Persampahan, Dinas Lingkungan Hidup Batam, Faisal Novrieco, mengakui, salah satu kedala timnya saat ini yakni karena keterbatasan armada pengakutan sampah.

Pihaknya juga setiap tahun selalu mengusulkan pengadaan armada baru. Termasuk pengadaan bin kontainer juga. Namun, Faisal menyebutkan, pengadaan armada truk pengakutan sampah yang bersumber dari APBD Batam terkahir kali dianggarkan pada tahun 2017 lalu.

“Ada sebanyak tiga unit yang dianggarkan. Setelah itu tahun 2018, 2019 dan 2020 tidak ada penambahan armada baru pengakutan sampah dari APBD. Tahun 2020 kita dapat bantuan dari pusat berupa lima truk dan empat mobil pickup. Itupun peruntukan buat di lokasi wisata,” kata Faisal pada Rabu, 9 Juni 2021.

Kondisi inilah yang membuat pihaknya tetap mengoperasikan armada truk yang berusia tua ini. Selain biaya yang harus dikeluarkan tinggi. Pengoperasian armada tua ini juga kerap bermasalah. “Performanya tidak sama dengan truk baru, rusak dan sering keluar masuk bengkel,” kata dia.

Pihaknya juga telah melakukan upaya maksimal untuk 58 armada itu tetap dioperasionalkan. Akan tetapi masih saja ada armada yang lagi dalam perbaikan. Sehingga tidak semua bisa beroperasi.

Disinggung mengenai tahun 2021 ini, ia mengaku ada penambahan 5 unit truk amrol sampah. “Proses lelang sudah dilakukan, rencananya akan dipeorasionalkan pada Juli tahun ini. Saat ini kita punya 129 unit, dengan total penambahan 5 unit ini maka saat ini jumlah armada pengakutan sampah di Kota Batam berjumlah 134 unit,” katanya.

Menurut Faisal, jumlah ini masih kurang bila melihat kebutuhan saat ini. Bahkan di tahun 2021, DLH mengajukan penambahan 50 unit truk amrol untuk mengganti truk tua yang dianggap sudah tidak layak beroperasi.

“Idealnya penambahan 50 truk dan 100 bin kontainer, sehingga kami bekerja bisa benar-benar lebih maksimal,” kata dia.

Disinggung mengenai banyak truk dengan kondisi yang tak laik jalan saat ini, Faisal mengaku memang seperti itulah kondisi saat ini di lapangan. Banyak tidak dilengkapi lampu belakang, lampu sen, dan pengaman roda. Bahkan kondisinya pun banyak yang bolong-bolong dan terlihat tak laik jalan.

“Kalau kami anggap masih laik jalan, cuma masyarakat yang lihat mungkin pikiran lain, apalagi banyak yang bolong-bolong,” tutupnya.(Islah)

Ditulis Oleh Pada Kam 10 Jun 2021. Kategory Batam, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek