; charset=UTF-8" /> Tower Telekomunikasi Dekat Rumah Warga - | ';
'
'
| | 1,220 kali dibaca

Tower Telekomunikasi Dekat Rumah Warga

Tower yang dibangun di Permukiman Warga dj Desa Panggak Darat Lingga.

 

Lingga, Radar Kepri – Ada terlihat Pembangunan Satu Unit menara Telkomsel di Dèsa Panggak Darat, Kecamatan Lingga,, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Prov Kepri)

Menara setinggi sekitar 50 meter dibangun bertepatan di rumah warga. Sehingga beberapa warga setempat seakan pasrah terhadap kondisi yang akan terjadi.

Pada hal informasi yang di peroleh Radar Kepri.com pembangunan menara Telekomunikasi tersebut, tidak di permukiman warga. Melainkan Di tempat lain.

“Dulu rencana awal pembangunan awal menara ini bukan di sini bang. Rencananya di bangun sekira 150 meter dari pemukiman warga, kalau tak salah diseberang jalan,” kata salah seorang warga yang enggan menyebutkan namanya.

Namun sumber yang layak di percaya, Radar Kepri.com tidak mengetahuinya, mengapa dibangunnya di permukiman warga.

“Tapi kita tidak tau juga mengapa menara ini di bangun di sini. Mungkin yang punya tanah, orang besar atau orang yang berpengaruh. Makanya di bangun di sini,”tuturnya.

Masih sumber yang sama menambahkan bahwa pihaknya tidak berdaya karena dia merasa rakyat kecil yang tak bisa berbuat banyak.

“Kita pasrah saja lah bang mau bilang apa, kita ini kan rakyat kecil dan orang kampung. Dan kami juga tidak paham. Mau tidak mau kami hanya bisa diam saja,” ungkap sumber yang sama sambil tersenyum.

Namun Sumber tidak menjelaskan, siapa orang besar dan berpengaruh yang memiliki lokasi tersebut. “Nanti lama -lama abang tau saja nanti”pungkasnya.

Dikutip dari berbagai sumber, perlu ketahui bahwa betapa bahayanya menara Tower Seluler dekat Rumah. Berikut ulasannya

1. Berpotensi Roboh

Meskipun konstruksi bangunan tower sudah dibangun sesuai standar, namun tak jarang terjadi kasus menara BTS roboh dan menimpa bangunan di sekitarnya.

Apabila hal ini terjadi, maka pihak yang bertanggung jawab bisa dilihat dari aspek yang menyebabkan menara tersebut roboh.

Tanggung jawab bisa dikenakan pada penyedia jasa kontruksi, pengawas kontruksi, pelaksana kontruksi, hingga pemilik bangunan.

2. Tersengat Listrik

Bahaya lain yang bisa ditimbulkan adalah tersengat listrik.

Hal ini bisa menimpa siapa saja, tak terkecuali warga di sekitar permukiman yang muda tersengat aliran listrik.

3. Terjadi Kebakaran

Bahaya tower seluler dekat rumah adalah terjadi kebakaran.Tak jarang kita mendengar adanya kebakaran yang menimpa menara BTS yang disebabkan korsleting pada sirkuit di dalam shelter.

Jika tidak diantisipasi, kebakaran yang terjadi berpotensi menjalar ke daerah sekitarnya dan rawan menimbulkan ledakan.

4. Berbahaya Terkena Sambaran Petir

Sebetulnya menara BTS sudah dilengkapi dengan sarana penangkal petir, hanya saja hal tersebut tak menjamin bahwa warga merasa aman dan nyaman.

Apa lagi menara seluler kerap dianggap sebagai pemicu terjadinya sambaran petir saat turun hujan.

Selain hal diatas, frekwensi dari signal yang ditimbulkan juga berbahaya bagi kesehatan manusia jika terlalu dekat dengan paparan radiasi yang terjadi. Wajar muncul dugaan pembangunan tower tersebut belum mengantongi ijin gangguan lingkungan (HO).

Terkait dengan uraian diatas, Radar Kepri.com belum mengetahui siapa pemilik tanah dan siapa yang merencanakan pembagunan Tower tersebut. Upaya konfirmasi masih di upayakan, Radar Kepri.com. (Aliasar)

Ditulis Oleh Pada Sel 02 Jul 2024. Kategory Lingga, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek