' '
| | 1.812 kali dibaca

Terancam Bangkrut, Pemkab Lingga Tetap Gelar Pesta HUT ke-11

Bupati Lingga berikan hormat dalam upacara Hari jadi kab limgga

Bupati Lingga , Drs Daria berikan hormat dalam upacara hari jadi kabupaten Lingga ke 11 ditengah defeistnya APBD 2014.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Defisit APBD Lingga tahun 2014 yang mencapai hampir 30 persen tidak membuat Pemkab Lingga membatalkan “pesta” hari jadi Kabupaten pimpinan Drs H Daria tersebut. Mencuat kabar miring, dana “hura-hura” ala Pemkab Lingga tersebut berasal dari “upeti” dari sejumlah kepala dinas, kabag dan pengusaha.

Hal ini diungkapkan sumber media ini yang mendapat pesan singkat (SMS) ke ponselnya dari seorang pejabat di Pemkab Lingga.”APBD defesit, tapi HUT hari jadi Pemkab Lingga ke 11 tetap dilaksanakan. Kami yang terok (susah,red), dimintai ikut menyumbang untuk acara tersebut.”keluh pejabat tersebut sebagaimana diungkap sumber media ini, Kamis (27/11) lalu di Tanjungpinang.

Sumber juga menyebutkan, bukan hanya defesit anggaran yang membuat sejumlah pejabat di Lingga pusing. Hutang dari pada sejumlah kontraktor yang telah menyelesaikan pekerjaan pada tahun anggaran 2014 juga menjadi “bom” waktu untuk masuk ke jalur hukum.”Kalau auditor BPKP melakukan audit pengguna anggaran tahun anggaran 2014 ini, bakal berbahaya, bisa kacau Pemkab Lingga itu.”tambah sumber.

Menyiasati potensi hukum atas kemungkinan audit BPKP, sumber terlihat terkejut mendengar adanya sejumlah pos anggaran “siluman” yang tidak dibahas di dan disahkan DPRD Lingga Lingga namun “diselipkan” dalam APBD-P Lingga TA 2014 yang belum ditandatangani Gubernur Kepri, H M Sani.”Kacau kalau begitu, bisa kolaps Pemkab Lingga ini.”sesal sumber.

Sumber juga mengungkapkan “hutang” Pemkab Lingga pimpinan Drs Daria ketika memperjuangkan kembalinya Pulau Berhala ke pangkuan Kabupaten berjuluk Bunda Tanah Melayu tersebut.”Ada pejabat yang dipinjam uangnya Rp 600 juta untuk biaya perjuangan merebut kembali pulau Berhala yang sempat di klaim Provinsi Jambi. Tapi sampai hari ini, hutang itu tak dibayar, pejabat itu sudah mulai marah dan mengancam akan membongkar masalah ini. Tapi saya cegah, saya bilang, jangan dulu, nanti saya coba cari solusinya.”tutup sumber.

Hingga berita ini dimuat, humas Pemkab Lingga, Okta belum berhasil dikonfirmasi terkait hal-hal tersebut diatas.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Sab 29 Nov 2014. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek