'
| | 44 kali dibaca

Tanggal 27-30 September PWI Gelar Kongres di Solo

Pengurus PWI pusat dan PWI cabang Kepri foto bersama.

Jakarta, Radar Kepri- Kongres XXIV Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) sebagai organisasi wartawan terbesar di Tanah Air, sudah di ambang pintu. Kongres tersebut akan dilangsungkan di Solo, Jawa Tengah pada 27-30 September 2018.

Siapakah kelak Ketua Umum PWI Periode 2018-2023, melanjutkan tongkat estafet Margiono, yang telah dua periode memimpin organisasi wartawan terbesar di Tanah Air ini. Kongres PWI akan dilangsungkan di Solo, 27-30 September 2018 mendatang.
Nama-nama pegiat jurnalistik pun mulai muncul sebagai bakal calon Ketua Umum PWI Pusat untuk dipilih dalam Kongres di Solo nanti. Nama yang muncul tentunya bukan nama yang asing dalam dunia jurnalis. Di antaranya Atal Depari, Hendro Basuki, Hendri Ch Bangun, Sasongko Tedjo, Wina Armada Sukardi, Teguh Santosa.
“Kalau sekarang saya mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PWI, maka ibarat mendaki gunung maka akan menuju puncak,” kata Sasongko Tedjo, Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat periode 2008-2013 dan 2013-2018.
Tim Pengarah Kongres PWI, Ilham Bintang menyebut bahwa nama-nama yang akan maju dan pemilihan ketua umum diwajibkan untuk menandatangani pakta integritas.
Pakta Integritas itu pun sudah diajukan oleh Panitia pengarah dan telah disetujui oleh Rapat Pleno Pengurus PWI Pusat dalam rapat pleno di Kantor PWI Pusat, lantai 4 Gedung Dewan Pers, Jakarta, Selasa (4/9).
“Pakta Integritas ini untuk menjaga moral PWI, sekaligus sebagai contoh kepada organisasi lain,” kata Ketua Tim Pengarah, Ilham Bintang, didampingi Ketua Umum PWI Pusat Margiono, Ketua Pelaksana Rita Sri Hastuti.
Ketua Pelaksana Kongres PWI, Rita Sri Hastuti menyebut panitia dan keluarga besar PWI berharap kegiatan tersebut dapat dihadiri oleh Presiden RI, Joko Widodo untuk memberikan masukan terhadap dunia jurnalistik ke depannya.
“Pada Kongres XXIV PWI 2018 di Solo, keluarga besar PWI mengharapkan Presiden Joko Widodo berkenan hadir. Apalagi kongres kali ini digelar di Solo, kota tempat lahirnya wadah organisasi PWI,” ujar Rita saat menyampaikan keterangan pers di Kantor PWI Pusat, Gedung Dewan Pers, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Rita menjelaskan bahwa rangkaian acara di kota Solo nanti bukan hanya sekedar Kongres untuk memilih Ketua Umum PWI yang baru. Tetapi, peserta Kongres dibekali dengan dua sarasehan yang digelar di dua lokasi yang berbeda.
“Sarasehan pertama bertema Yang Muda Yang Berkarya: Generasi Milenial Optimis Menatap Perubahan” di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Kemudian dilanjutkan sarasehan bertema Pers Kebangsaan dan Pembangunan di Era Digital di Monumen Pers yang pembicaranya adalah Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah, Oesman Sapta Odang (Ketua DPD RI) dan Joko Supriyono (Ketua Umum GAPKI),” jelasnya.
Adapun peserta kongres tersebut akan dihadiri oleh delegasi dari 34 pengurus cabang PWI di tingkat provinsi plus satu cabang istimewa yaitu Kota Solo.
“Kongres PWI ini akan dihadiri oleh tiga delegasi setiap cabang yaitu Ketua Umum, Sekretatis dan Ketua Dewan Kehormatan yang semuanya ada 34 cabang setingkat propinsi dan cabang istimewa yaitu Solo,” demikian Rita. Selain itu bakal banyak Anggota PWI lain yang akan datang sebagai peninjau. Terutama dari pengurus tingkat wilayah seperti Tanjungpinang-Bintan yang baru terbentuk.

Kongres direncanakan akan dibuka Presiden RI Joko Widodo dibadiri pejabat tinggi lainnya.

Sementara itu, Ramon Damora, Ketua PWI Cabang Kepri diminta panitia kongres untuk mengisii acara berupa pembacaan puisi di sesi acara seni.(redaksi)

Ditulis Oleh Pada Jum 21 Sep 2018. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek