' '
| | 598 kali dibaca

Smansa Rajai Walikota Cup

Tim SMANSA Cup yang merajai Walakota Cup.

Tanjungpinang, Radar Kepri; Pernah dikecam sebagai juara kandang, saat laga final dalam turnamen Smansa Cup I, tidak mengecilkan semangat juang pungawa-pungawa tim basket Smansa. Dalam event Walikota Cup ini, mereka membuktikan mereka adalah tim terbaik tak terkalahkan.

Adu ketangguhan dalam laga final dengan SMK Pembangunan Tanjungpinang, disaksikan puluhan penonton sebagai bukti tim ini memiliki mental juara. Tanpa ampun, tim Smansa terus mengguncang pertahanan SMK Pembangunan yang akhirnya menyerah dengan skor 51-44.

Meski permainan tim SMK Pembangunan agak kasar dan agresif, tim binaan coach Johan tidak meladeni dengan hal serupa.  Tetap fokus dan tenang, tim yang dikomandoi Dilivio Angeleo ini bermain santai. Walau diakui sang kapten, final ini mereka memprediksi fifty-fifty, tetapi realitasnya mereka mampu mematahkan perlawanan sang musuh bebuyutan.

Aksi unik supporter Smansa tak kalah menjadi sorotan. Hampir memenuhi seperempat lapangan Perbasi Tanjungpinang, para pendukung Smansa melantunkan doa pada sang Khalik agar timnya diberi kemenangan.

Dengan performa yang semakin matang, tim Smansa membuka poin pertama lewat bintang basketnya bernomor punggung 15, Chen Ping Jui atau yang akrab disapa Pingping. Sempat cidera saat bertarung melawan tim Skansa, remaja 16 tahun ini tampil dengan kondisi fit dan mengembalikan gaya bermainnya yang apik. Ia menjadi penyumbang poin terbanyak bersama Kelvin dalam aksi final kali ini.

Tak lama berselang, tim SMK Pembangunan menyusul perolehan poin lewat shot yang dilakukan no punggung 11, Didi. Perolehan poin yang ketat ini semakin meriuhkan lapangan Perbasi. Tak mau larut dengan situasi, Kelvin pemilik no punggung 5 secara tak terduga melakukan shot three poin. Harus diakui, shot three poin menjadi poin favorit dalam laga basket.

Aping, remaja yang duduk di kelas XII IPS 2 itu terus beratraksi. Tubuhnya yang semampai melesat lincah diantara para pemain hingga angka demi angka berhasil menambah lumbung poin Smansa. Tim SMK Pembangunan pun tidak mau ketinggalan, sang kapten, Hengky, yang selalu tampil modis di sepanjang laga Walikota Cup, membukukan beberapa kali shot three poin yang mendapat aplaus dari penonton. Beberapa shot yang dilakukannya berbuah decak kagum dari penonton atas skill shotnya yang berbuah poin.

Bahkan dari tribun penonton, sang kapten SMK Pembangunan ini sering dipuji efek shot three poinnya, sedangkan dari tim Smansa, Pingping yang selalu memakai kets warna mencolok plus tubuh jangkung dan wajah tampan, menjadi perhatian. “Itu yang sepatunya warna oren itu, mainnya bagus banget ya,” sela seorang penonton. “Itu tim darimana ya ?”, Tanya penonton lain.

Eforia pertandingan laga final terus berlanjut, kejar-kejaran poin semakin memanaskan suasana malam yang kian beranjak. Tidak mau ketinggalan dengan rekannya, Gustianus Fernando kembali melayangkan bola ke ring basket SMK Pembangunan. Remaja berwajah manis ini seakan tidak percaya shot three poin yang dilakukannya masuk.

Pada quarter 3, menit ke 55.5, sempat terjadi draw ,Samuel yang lekat dengan image pembuka poin dalam tiap laga, langsung memainkan perannya. siswa XI IPS 2 itu semakin bersemangat, terus menggempur daerah lawan dengan shot-shotnya yang akhirnya berbuah poin. sehingga tak lama berselang poin tersebut berubah dengan tambahan poin dari tim Smansa. Kembali unggul, Smansa semakin bermain lepas. Sedangkan SMK Pembangunan semakin gusar dengan menampilkan permainan yang kian kasar. Dampaknya, terjadilah foul-foul yang tentu saja menguntungkan SMK pembangunan.

Quarter 4, Kevin, Vincent Lee, Eric Cantona, juga Hermanto dimasukkan. Sebelum memasuki quarter akhir ini, Kelvin yang lebih dikenal dengan sapaan Aping harus menepi karena menurut wasit yang memimpin pertandingan ia dianggap melakukan foul terhadap pemain SMK Pembangunan.

Meski tanpa Aping tim ini terus melangkah. Tidak menunggu lama, Kevin mencetak poin disusul oleh sang kapten, Dilivio Angeleo. Yang selalu santai kendati situasi telah genting. Pelajar kelas XII IPS 2 ini memang selalu tampil cool dan cuek, pada event Walikota Cup ini ia menjadi sorotan para supporter Smansa yang rajin meneriakkan namanya dari tribun penonton dengan sebutan Ahao.

Usai tanding, Hengky yang dikonfirmasi tidak mau mengomentari hasil laga final tersebut. Remaja ini hanya berharap tahun depan timnya bisa tampil lebih baik. “Saya tidak tahu, tahun depan kami usahakan kami dapat juara lebih baik lagi. Untuk persiapan Walikota Cup ini kami berlatih 3 kali seminggu”, urainya dengan suara parau. Ia mengaku lelah dan kurang sehat.

Berbeda dengan kapten SMK Maitreyawira, Keben, yang secara gentle usai laga pertarungan dengan Smansa mengakui keunggulan tim Smansa. Bahkan kapten bernomor punggung 10 itu berharap bisa tanding ulang. “Kami menerima kekalahan kami, next, jika ada kesempatan kami mau tanding ulang dengan Smansa,”akunya.

Saat laga final Smansa versus SMK Pembangunan, sang kapten SMK Maitreyawira ini ikut hadir berbaur dengan penonton lainnya. Dibalut kaus warna hitam dipadu celana selutut kapten bermata sipit ini tampak modis.

Hasil pertandingan basket putra pada Walikota cup tahun 2017 ini adalah; juara 1 Smansa Tanjungpinang, runner up SMK Pembangunan, juara 3 Skansa dan juru kunci SMA 4 Tanjungpinang. Juara 1 berhak atas trofi dan uang pembinaan sebesar Rp.6.000.000,-, juara 2 trofi beserta uang pembinaan RP.4 juta, juara 3 uang pembinaan Rp.2 juta dan juara harapan I berhak atas uang pembinaan sebesar Rp 1 juta.

Kapten Smansa yang dihubungi usai laga, walau lelah ia masih meladeni pertanyaan media ini ia mengaku perkiraan mereka hasil pertandingan final  fifty-fifty. Dan target tim selanjutnya adalah Yos Sudarso Cup di Batam Lanni

Ditulis Oleh Pada Ming 01 Okt 2017. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek