| | 161 kali dibaca

Smansa Kembali Jadi Bintang FBK 2019

Tanjungpinang, Radar Kepri-Bertempat dihalaman gedung daerah Tanjungpinang, Rabu (6/11) tepi laut, dinas pariwisata provinsi Kepri mengelar perlombaan drumband kegiatan festival bahari Kepri (fbk) 2019. 14 team drumband (db) sekota Tanjungpinang dan Bintan ikut berpartisipasi.
Lautan manusia memenuhi tenda yang disediakan dihalaman gedung daerah.
Kompetisi db ini memang menarik untuk disaksikan. Selain menampilkan individual-invidual dengan fisik yang energik juga menampilkan seni yang dipadu baris berbaris semi militer. Ditambah dengan pesona kostum yang menawan. Demikian diungkapkan salah seorang pengunjung yang disapa media ini dilapangan.
Pada fbk 2019 mengalami penambahan jumlah peserta dari sebelumnya. Jumlah team yang ikut berkompetisi sebanyak 15 peserta dari tingkat sekolah menengah pertama (smp) hingga sekolah menengah atas (sma/smk). Bahkan bintan memiliki 4 wakil, yakni smk perkapalan tanjung uban, SMK 1 bintan utara, smp 9 Bintan, mts Bintan dan smp satu atap 23 mantang.
Pada fbk 2019 ini terasa begitu berbeda dari kompetisi db pada umumnya. Para peserta lebih banyak berkreativitas dengan mempersembahkan db diiringi visualisasi ataupun drama. Seperti persembahan db dari SMA 1 (smansa) Tanjungpinang. Yang berkreasi lewat peragaan drama dengan tema ” ada apa dengan cinta” beberapa pasang remaja melakukan tarian yang diiringi musik db.
Team binaan St. M. Isa ini tampil cukup mentereng dengan kostum biru muda berpadu hitam dipermanis list putih semakin menampilan karya elegan. Pasukan 64 orang ini kompak memainkan perannya masing. Dibawa field commander Yudistira Artia perdamaian sirait dan dibawah mayor M.Farezaa dan Verga Syaharani sukma, team ini memasuki pelataran gedung daerah yang dipenuhi lautan manusia.
Para anak didik Dr. Imam Syafeii s.pd, Msi ini dengan gagah berjalan diiringi hentakan drum.
Mendapat no urut 11 untuk tampil, para bintang db ini tak mau kalah dengan terik mentari yang menyengat. Team grup colour guard (cg) tampil dengan kostum berbeda, biru berpadu unggu sukses membius penonton. TeM cg terdiri dari khairunisa Dian Safitri, Nofia Indah Parawansa, Raja fitriana, Amalia Henrika Ramadani, Syakiya Najwa, Essa Angelina, Nuraini Eka Putri, Bunga Fazira s, Agta Melisa Putri, Ratu Felisha dan Ebi Tri Wahyuni. Team cg ini kian mempermanis tampilan db smansa dari perpaduan team pianika yang terdiri dari Riska Desma, Putri Nadila, Angelica, Fara Audhina, Laila Rahmawati, Nayla Oktavia, Marchella Putri, Pinkan Dwi Nova, Najwa Ozakiyyah, Vaya Zubrina Azahra, Regita Aulia m, Anisa serli Melinda, Ulfa Suci Ratu, Annisyah Aulia, Oktarissa azzahra p dan Berliana Maharani.
Diperkuat team bass perkusi Roy Grisig, Topo Yudhoyono, Hisyam mutaqim, yandy sigit, Alkevin p Wahyudi ditambah snare Andrian Jutisio Saragih, Wan M. Rafik, Selo Bambang Primbodho, Felisha Apriyani dan Anggun f.p.
Sedangkan untuk pitch diisi oleh Mudzillah Zakiah, Adelia Orenza, Karin Febritanis, Defrika, Andita Nurul. Dan 3 orang cymbal, Louis Bintaho, Juliansyah dan Rehan serta 2 orang pembawa quintom Anya Cikal Timotius, dan M. Gilang Ramadhan semakin melengkapi perform tim yang dilatih oleh Pendi Setiawansyah tersebut
Usai seluruh peserta tampil, team db smpn 5 Tanjungpiang tampil untuk menghibur hadirin. Team ini baru saja meraih juara 2 di Batam. Menurut pelatihnya Tino Japran, team ini memang sengaja tidak tampil untuk berkompetisi karena ingin memberi peluang bagi team lain meraih prestasi.
Secara menyeluruh dari team yang ikut serta dalam fbk 2019 ini, nilai smansa paling tertinggi yakni 301. Sedangkan juara 2 dari SMKN 1 Bintan Utara harus puas diposisi 2 dengan nilai 263 dan diposisi ke 3 diraih oleh SMK Perkapalan Hang tuah Tanjung Uban. Dari perolehan nilai tersebut memang cukup mencolok dengan smansa.
Begitu pun dengan tungkat smp, juara 1 hanya meraih 295 yang diraih oleh smpn 6 Tanjungpiang, juara 2 dengan nilai 290 diraih Smpn 2 Tanjungpiang dan posisi juru kunci diraih oleh Smpn 1 Tanjungpiang dengan terpaut nilai yang cukup jauh jauh dari juara 2 yakni 272.
Menurut keterangan salah seorang juri, Tino japran valentino, keunggulan smansa dari team lainnya ada dokonsep. Jadi jika pun ada kekurangan di beberapa sisi tertutupi oleh konsep. Demikian pula di team tingkat smp, smp 6 tampil dengan konsep tak biasa. Untuk tingkat smp sang juara memang mengejutkan dengan tampilnya smp 6 sebagai jawara mengalahkan db smp 2 pimpinan Norma janiah.
Juri juga memberikan beberapa catatan untuk seluruh peserta agar memanfaatkan properti yang ada semaksimal mungkin. Juga juri mengingatkan lagu yang dibawakan sedah enak tetapi visual kurang cocok.
Juri juga mengingatkan masalah postur peserta juga kostum yang harus disesusikan dengan konsep.
Secara garis besar team besutan M. Isa unggul di general dengan nilai tertinggi 71, dimusic analysis ensemble 82, 3 poin dibawah smpn 2 yang mendapat 85 poin. Namun dimusic analysis individual smansa beroleh nilai 88 poin sama dengan smpn 6. Untuk visual team ini pun mendapat nilai yang sama dengan smpn 6 dengan 60 poin.
Sedikit mereviev fbk 2017, team ini pun tampil sebagai juara satu sekaligus juara umum dengan nilai 1920 poin dari 11 kontestan. Dan ditahun 2017 juga team ini kembali merajai Riau Island band community (ribc) dengan memborong berbagai penghargaan. Menjuarai berbagai mata lomba seperti cg, drum battle.
Dan fbk 2019bteam ini kembali mengantongi nilai tertinggi 301 dari 15 kontestan.
Kerja keras team ini memang layak untuk angkat topi. Tiada lelah terus berlatih menjafikan team ini team kompak dan solid. Tak bisa latihan di lapangan sekolah team ini memanfaatkan lapangan dewa ruci untuk berlatih. Bahkan sang pelatih st. M isa mengatakan, ia sempat ragu berhubung waktu pertandingan sudah dekat namun bwlum mwnemukan konsep serta lagu yang pas.
Terlintaslah dibenaknya untuk memasukan tema anak muda dan lahirlah konsep ” Ada apa dengan cinta”. Ia mengaku untuk konsep dan formasi team menjadi tangung jawabnya.
Dan hasil kerja keras tersebut berbuah manis dengan pencapaian team ini. Aksi sukacita dari team ini terlihat jelaa dihalaman gedung daerah. Bahkan, karena bahagianya seorang snare, Andrian jutisio sampai baring dilantai halaman dalam sesi foto bersama rekan-rekannya.
Teruslah berkarya anak muda, tunjukkan semangatmu. Bravo smansa.(lanni)

Ditulis Oleh Pada Kam 07 Nov 2019. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek