'
| | 885 kali dibaca

Sebanyak 41 Orang Guru Bantu Tiba di Anambas

Kepala Dinasn pendidikan Kabupaten Kepulauan Anambas bersama perwakilan dari UPI Bandung dan Universitas Syah Kuala Banda Aceh, saat penyambutan guru peserta program SM3T di Hotel Terempak Beach

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Anambas bersama perwakilan dari UPI Bandung dan Universitas Syah Kuala Banda Aceh, saat penyambutan guru peserta program SM3T di Hotel Terempa Beach.

Terempa, Radar Kepri-Penerimaan guru bantu, program kementrian dan kebudayaan Sarjana Mendidik daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (SM-3T ) dari Universitas Pendidikan Indonesia dan Universitas Syah Kuala Banda Aceh tiba di Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), Minggu (07/09).

Kedatangan rombongan ini di sambut Dinas Pendidikan KKA, sekaligus pembagian tempat dimana para mahasiswa di tugaskan sebagai tenaga pengajar. Cucut Yusniasih, SE dosen Universitas Pendidik Indonesia menjelaskan.”Mahasiswa yang di tempatkan di Kabupaten Anambas untuk mengembangkan amanah negara, meraih cita-cita, mengedepankan keseimbangan pendidikan khusus anak bangsa.Dinas pendidikan mohon bimbingan untuk mahasiswa yang bertugas di sini. Walaupun sudah sarjana, tapi belum biasa menjalankan amanah di lapangan. Agar nantinya akan menjadi benar-benar guru di lapangan terutama untuk Negara.”pintanya.

Pihaknya juga berharap, nantinya mahasiswa pengajar yang baru ini akan menjadi guru yang di teladani.”Selain itu mahasiswa yang pengajar ini, nantinya akan di tempatkan di lokasi yang sudah di berikan.”jelasnya.

Dr. Bahrun M Pd, dosen dari Syah Kuala Banda Aceh mengatakan.”Perlu waktu 3 tahun melengkapi mahasiswa yang datang kesini, dengan jumlah 41orang. Mahasiswi lebih banyak 26 orang sedangkan mahasiswa 15 orang.”terangnya.

Pihaknya mengharapkan mahasiswa yang bertugas di Kabupaten ini bisa menjadi tenaga pengajar yang benar-benar bisa menjadi tenaga pendidik yang bisa memajukan anak bangsa.

Sedangkan Herianto, Kepala Dinas Pendidikan KKA mengakui program SM-3T yang telah memasuki angkatan ketiga ini sangat membantu Disdik. Pasalnya, hingga kini Kabupaten ,aritim ini masih sangat kekurangan guru. Pernyataan tersebut disampaikannya sekaligus untuk menampik dugaan bahwa Anambas kelebihan guru.”Kita apresiasi kegiatan ini, karena sangat membantu kita. Ada beberapa data yang menyebutkan kita kelebihan guru, itu tidak benar. Mereka tidak mengerti rumusan perhitungannya.”tegasnya.

Adapun guru yang diperbantukan tersebut mayoritas guru mata pelajaran yang ada di ujian seperti Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, Ekonomi, Fisika dan Akuntasi sementara sebagian kecil lainnya adalah guru kelas untuk SD. Sesuai rencana, para guru tersebut akan efektif bekerja pada Senin (08/09) ini.(yuli)

Ditulis Oleh Pada Sen 08 Sep 2014. Kategory Anambas, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek