' '
| | 582 kali dibaca

Satgas SMAN 1 Sosialisasi Adiwiyata

Tim satgas lingkungan SMAN 1 Tanjungpinang.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Sebagai sekolah yang sudah meraih gelar sekolah adiwiyata nasional, kini SMA 1 Tanjungpinang akan meningkatkan status menjadi sekolah adiwiyata mandiri. Untuk menuju sekolah adiwiyata mandiri, SMA 1 wajib melakukan sosialisasi adiwiyata ke beberapa sekolah.

Salah satu sekolah yang sudah dikunjungi tim satuan petugas (satgas) lingkungan SMA 1 adalah SMPN 1 Tanjungpinang, Jumat (24/3). Tim ini terdiri dari Finy Stephani Agustia selaku wakil ketua, X IPS 3, Faras Wili Savera sebagai sekretaris dari kelas XI IPS 1, Alamanda Adara D sebagai bendahara dari kelas XI IPS 1, Yumma  Zahran Ramadhan, selaku humas dari kelas X MIPA 1 diikuti beberapa anggota Ciptaning Nejwa dari XI IPS 1, Rania Cahyaning dari XI IPS 3 serta Dwi Wahyu dari X MIPA 5.  Kunjungan ini didampingi 3 orang guru Pembina satgas lingkungan, Dewi Susilowati ST, Dra. Rita Irawati dan Julini Siregar S.sos.

3 orang guru bertugas memberikan sosialisasi bagi tim guru SMPN 1 yang ditunjuk sebagai tim adiwiyata. Sementara anggota satgas memberikan sosialisasi bagi siswa/siswi SMPN 1.

Sosialisasi perdana ini terbilang cukup sukses, walau tanpa kehadiran Pembina mendampingi saat mensosialisaikan tentang adiwiyata tim ini mampu menghidupkan suasana. Hal ini dibuktikan dengan responsif para siswa yang mengikuti sosialisasi menjawab berbagai pertanyaan dari tim satgas. Bahkan tanpa malu-malu mereka maju kedepan jika diminta untuk menjelaskan jawaban didepan teman-temannya.

Seperti yang dungkapkan Muhammad Aidil Riswan siswa kelas VII.6, sosialisasi yang disampaikan tim satgas SMA 1 sangat memotivasi. SMP 1 Sebagai sekolah yang menuju sekolah adiwiyata kota, sangat berharap program ini bisa berlanjut lagi untuk lebih bisa mengenalkan kepada siswa-siswa apa itu sekolah adiwiyata, apa manfaatnya. Yang diamini oleh rekannya, Kevin Satanegara, “Harapan kami program ini bisa berlanjut lebih bisa mengenalkan kepada siswa siswi SMP 1 apa itu sekolah adiwiyata apa manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari,” tukasnya.

Sosialisasi ini ditutup dengan game membuat yel-yel yang disambut gembira oleh peserta sosialisasi. Dengan berbagai gaya juga lagu yang diaransemen dengan kata-kata unik. Tak lupa tim satgas juga membawa berbagai hasil kerajinan dari limbah sampah seperti keranjang dari limbah kertas, tempat sampah dari tutup botol bekas dan lampu hias yang dibuat dari limbah botol.(Lanni)

Ditulis Oleh Pada Ming 26 Mar 2017. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek