' '
| | 1.550 kali dibaca

Rumah Dinas Hakim Tipikor Tanjungpinang Dibobol Orang Dalam ?

Hakim Pengadilan Tipikor di PN Tanjungpinang, R Aji Suryo SH MH bersama Wakil Panitera (wapen) PN Tanjungpinang, Muhiyar SH MH ketika melapor ke Polisi.

Hakim Pengadilan Tipikor di PN Tanjungpinang, R Aji Suryo SH MH bersama Wakil Panitera (wapen) PN Tanjungpinang, Muhiyar SH MH ketika melapor ke Polisi.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di PN Tanjungpinang, R Aji Suryo SH MH, yakin kepolisian resort kota (Polresta) Tanjungpinang dapat mengungkap dan menangkap pelaku tindak pidana pencurian yang dialaminya pada awal April 2013 lalu. Polisi, menurut pak Aji sapaan akrab R Aji Suryo SH MH sudah menyampaikan SP2HP (Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan) pada pertengahan April 2012.

Dijumpai Radar Kepri di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Selasa (30/04), R Aji Suryo SH MH mengatakan.”Setelah saya membuat laporan dan dimintai keterangan oleh penyidik, beberapa hari kemudian SP2HP diserahkan. Intinya, kasus itu masih diselediki dan perlu waktu untuk mengungkap dan menangkap pelaku.”ujarnya.

Informasi yang dihimpun media ini dilapangan, terdapat beberapa kejanggalan dalam kasus pencurian dirumah dinas hakim yang telah lebih 1,5 tahun di PN Tanjungpinang ini. Diantaranya, besi penahan kaca nako yang diduga menjadi tempat maling itu masuk bengkok pada bagian dalam.”Ini aneh, kalau maling masuk dari luar ke dalam rumah, tentu saja yang besi yang bengkok itu pada bagian luar.”bisik sumber media ini.

Kemudian, ternyata kunci kaca nako masih terpasang dan tidak rusak.”Ketika saya tahu rumah di bobol maling, kunci kaca nako masih berfungsi dan tidak ada terlihat rusak dan dibuka paksa.”cetus R Aji Suryo SH MH.

Selanjutnya, jika maling masuk dari luar rumah, tentu saja debu yang menempel di kosen bagian bawah akan rusak dan tercemar.”Tapi, debu di kosen itu bersih dan tidak ada tanda-tanda jejak kaki diluar jendela itu.”tambahnya.

Ke anehan lain, biasanya maling usai melakukan aksinya, membiarkan tempat masuk yang telah dirusak. Namun, menurut R Aji Suryo SH MH.”Kaca nako yang dibuka sebanyak dua keping itu telah terpasang lagi. Hanya besi penghalangnya saja yang dibuang. Dan hanya dua kaca nako saja yang pasti dibuka, ini jelas sangat kecil untuk bisa leluasa masuk.”jelasnya.

Keyakinan R Aji Suryo SH MH bahwa pelaku akan bisa ditangkap mengingat ditemukannya sidik jari di beberapa kaca nako itu.”Sidik jari ada ditemukan polisi ketika turun menggelar olah TKP.  Penemuan ini yang membuat saya yakin akan terungkap pelakunya.”harapnya.

Sebagaimana ditulis media ini pada edisi 9 April 2013 lalu, hakim Pengadilan Tipikor Tanjungpinang Lapor Polisi. Dimana, dalam keterangan awalnya, R Aji Suryo SH MH mengatakan, rumah dinasnya di Jl Pantai Impian telah dibobol maling. Dua unit kamera, masing-masing, kamera besar, merek Nikon dan kamera pocket raib.”Uang saya sebesar Rp 25 juta juga raib. Rencananya uang itu akan saya pakai untuk membawa istri dan keluarga ke Singapura.”kata R Aji Suryo SH MH.

Sang pengadil berharap polisi secepatnya mengungkap dan menangkap pelaku sehingga dapat diketahui publik maling yang nekad mencuri dirumah dinas hakim tersebut.”Saya dengar kasus ini menjadi atensi pimpinan untuk mengungkap dan menangkap pelaku. Kita tunggu saja hasil kerja kepolisian, mudah-mudahan segera terungkap.”harapnya.

Berbagai kalangan berharap polisi serius dan intens mengusut kasus pencurian dirumah dinas hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang ini.”Jika rumah dinas hakim yang merupakan pejabat Negara saja tidak aman dan pelakunya tidak tertangkap. Tentu saja kinerja polisi di Kota Tanjungpinang ini diragukan. Kalau memang diperlukan bantuan dari Polda Kepri maupun Mabes Polri untuk mengidentifikasi sidik jari yang tertinggal di kaca nako itu. Polresta Tanjungpinang jangan ragu meminta back-up dari Polda Kepri dan Mabes Polri untuk menuntaskan kasus ini.”himbau Arman, seorang warga Jl Pantai Impian yang geram dengan kasi maling di daerahnya tinggal itu.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Sel 30 Apr 2013. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda