' '
| | 1.367 kali dibaca

Rp 1,5 Miliar Dana Penanggulan Banjir Mengendap di DPU

Kantor Dinas PU Kota Tanjungpinang di Jl Peralatan, Batu 7.

Kantor Dinas PU Kota Tanjungpinang di Jl Peralatan, Batu 7.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Walikota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah SH diharapkan menegur kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tanjungpinang, Ir Robert Pasaribu. Pasalnya, hampir rp 1,5 Miliar dana penanggulan banjir tahun anggaran 2014 ini “mengendap” di DPU tanpa alasan yang jelas.

Mengendapnya anggaran penanggulan banjir ini diduga karena adanya pergantian pejabat di DPU yang membidangi Cipta Karya, sub pengairan. Disinyalir pula, adanya unsur ketidakharmonisan antara Ir Robert Pasaribu dengan pejabat di DPU lainnya yang membuat tak bisa dimanfaatkannya dana tersebut.

Sumber media ini menyebutkan, gonta-ganti pejabat di DPU Kota Tanjungpinang menyebabkan sejumlah proyek pro rakyat terbengkalai.”Bukti, belum terserapnya dana penanggulan banjir sebesar Rp 1,5 Miliar itu.”sebut sumber yang juga seorang pejabat di DPU Kota Tanjungpinang.

Sangat ironis memang, ditengah upaya Walikota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah SH menekan jumlah titik banjir, timbul kesan kurang didukung oleh anak buahnya. Apalagi, saat ini sudah memasuki pekan ke empat bulan September yang memasuki musim hujan.

Kadis PU Kota Tanjungpinang, Ir Rober Pasaribu dikonfirmasi Radar Kepri melalui SMS ke ponselnya beberapa waktu lalu, terkait tak kunjung dimanfaatkannya anggaran penanggulan banjir tersbut, tidak menjawab.

Sementaram Gunawan Gronimo, kepala BLH Kota Tanjungpinang telah menginventarisir daerah rawan dan langganan banjir.”Kampung Kolam, Rawasari dan Kampung Tarandam. Merupakan  tiga daerah yang rawan dan langganan banjir. Rakyat berharap kita butuh kerja nyata, bukan hanya sebatas gambar. Tentu saja dapat dilakukan kalau didukung semua pihak, mulai dari Tata Kota hingga PU.”katanya ketika dijumpai Radar Kepri di DPU kota Tanjungpinang, Rabu (23/09) siang.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Sel 23 Sep 2014. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

3 Comments for “Rp 1,5 Miliar Dana Penanggulan Banjir Mengendap di DPU”

  1. DPW LSM LIDIK Kepri

    Menanggapi berita ini kita perlu mencermati bahwa hujan yg mengguyur beberapa hari yg lalu telah menenggelamkan beberapa lokasi di Tanjungpinang,rupanya anggaran penanggulangan bajir tahun 2014 mencapai 1,5 M, sementara ini sudah bulan september belum ada juga tanda2 proyek penanggulangam banjir yg akan dilaksanakan seperti halnya di rawasari, untuk itu LIDIK akan mendatangi Dinas PU untuk mempertanyakan kenapa anggran tersebut belum juga direalisasikan.

  2. Kemudian jangan lupa ditanyakan sekalian ke dinas pu berapa paket yang bisa lsm lidik kerjakan. . . .

  3. pangeran matahari

    hehehehe…..masih ade yg mau mancing di aer keroh……memang minyak dengan aer tak boleh campor…..kecuali minyak dan aer yg dalam iklan indomie…..wkwkwkwk

Komentar Anda

Radar Kepri Indek