; charset=UTF-8" /> Ratusan Warga Tanjungpinang Demo Bela Muslim Uyghur - | ';

| | 145 kali dibaca

Ratusan Warga Tanjungpinang Demo Bela Muslim Uyghur

Tanjungpinang, Radar Kepri-Ratusan warga Tanjungpinang yang tergabung dari puluhan organisasi melakukan aksi demo membela Muslim Uyghur yang mengalami persekusi oleh pemerintah Tiongkok di Provinsi Xinjiang. Demo dilakukan di Lapangan Pamedan Ahmad Yani Tanjungpinang usai sholat Jumat (20/12/2019).

Perwakilan pendemo dalam orasinya mengutuk dengan keras atas tindakan Pemerinta Rakyat Cina yang menahan sekitar satu juta muslim Uyghur di kamp-kamp interniran di Turkistan Timur yang kini disebut Xinjiang. Dari pemberitaan sejumlah media dari dalam maupun luar negeri, serta kesaksian para korban, mengabarkan dengan kuat telah terjadi pelanggaran HAM berat yang dialami muslim Uyghur.

“Apa yang dialami oleh saudara kita muslim Uighyur di Xinjiang menorehkan luka yang mendalam bagi umat Islam di seluruh dunia. Rasulullah SAW pernah bersabda kaum muslimin dimanapun berada bagaikan satu tubuh. Jika bagian tubuh kaum muslimin yang satu sakit, makan bagian tubuh yang lain juga merasakan sakit,” ujar salah seorang orator yang disambut dengan teriakan takbir oleh pendemo.

Surjadi, koordinator pendemo yang membacakan pernyataan sikap mewakili puluhan organisasi membacakan 9 point sikap ummat Islam Kota Tanjungpinang yang mengutuk dengan keras atas persekusi dan pelanggaran HAM berat yang dilakukan otoritas China terhadap muslim etnis Uyghur di Provinsi Xianjiang Republik Rakyat China. Adapun 9 point pernyataan sikap :

1. Mengutuk keras persekusi dan kebiadaban rezim komunis Cina melawan etnis Muslim Uygnur di Provinsi Xinjiang.

2. Meminta keputusan negara-negara di dunia yang mengecam peraturan biadab otoritas Tiongkok terhadap Warga Uyghur di Xinjiang.

3. Mengecam keras negara-negara di dunia yang menuntut kebiadaban otoritas Komunis China atas Warga Uyghur di Xinjiang tanpa adanya klarifikasi terhadap pemberantasan terorisme dan penentangan terhadap HAM yang akan dilakukan oleh Otoritas Tiongkok terhadap Warga Uyghur.

4. Mendesak kepada Pemerintah Cina agar segera menghentikan segala bentuk yang ditolak HAM khusus bagi masyarakat Uyghur atas dalih apa pun.

5. Mendesak ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengeluarkan resolusi terkait HAM atas masyarakat Uyghur, Rohingya, Palestina, Suriah, Yaman, dan India.

6. Mendesak Organisasi Kerjasama Islam (OKI) untuk mengadakan sidang khusus dan mengambil langkah-langkah konkrit untuk memindahkan segala bentuk pertemuan HAM yang dihadiri umat Islam khusus di Xinjiang.

7. Mendesak Pemerintah Indonesia untuk segera menindaklanjuti gelombang aspirasi Ummat Islam dan lebih memilih untuk membatalkan segala bentuk yang dipermasalahkan di Xinjiang sesuai dengan amanat Undang-undang Dasar NRI 1945 dan politik luar negeri yang bebas-aktif.

8. Mengimbau segenap Bangsa Indoriesia agar menyikapi masalah yang melanggar HAM di Xinjiang dengan penuh kearifan, damai dan tetap mempertahankan persatuan bangsa.

9. Mengajak Segenap Ummat Islam untuk meningkatkan ketawajuhan kepada Allah SWT dan berdo’a agar Allah SWT melindungi Muslim Uyghur dan mengeluarkan mereka dari kesulitan yang sedang dibahas.

Selain menyatakan pernyataan sikap, peserta demo juga melakukan pengumpulan donasi untuk membantu muslim Uyghur yang berada di pengungsian. Aksi demo yang dikawal Polres Tanjungpinang ini berjalan dengan aman. Menjelang masuk sholat Ashar para pendemo membubarkan diri dengan terib. (Dwa)

Ditulis Oleh Pada Sab 21 Des 2019. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek