| | 1.029 kali dibaca

Ramon Damora Kembali Pimpin PWI Kepri, Diharapkan Tempati Kantor Hibah Dari Pemko Tpi

Ramon Damora yang terpilih kembali memimpin PWI Kepri.

Ramon Damora yang terpilih kembali memimpin PWI Kepri.(foto by taherman,radarkepri.com).

Batam,Radar Kepri-Ramon Damora kembali dipercaya memimpin Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Ramon terpilih secara aklamasi untuk masa bakti periode tahun 2014-2019.  Pemilihan dilaksanakan dalam konfrensi Provinsi PWI Kepri-2 di aula balai room hotel Pusat Informasi Haji (PIH) Batam Centre, selama dua hari, Sabtu  dan Minggu (25-26/01).

Konfrensi kerja Provinsi PWI ke-2 di hadiri olek Ketua PWI pusat Margono dan Gubenur Provinsi Kepri Drs Muhamad Sani dan wakil Walikota Batam Rudi SE serta anggota DPD RI Hardi Selamat Hood,  Ketua BP Batam yang diwakili Biro Humasnya, Ilham.

Usai terpilih sebagai ketua PWI masa Bakti 2014-2019, Ramon Damora dalam keterangan persnya mengatakan.”Untuk masa kerja yang akan datang PWI Kepri berusaha meningkatkan kesejahteraan anggota PWI Kepri. Setidaknya ada secercah harapan bagi anggota PWI Kepri, kita mengajukan permohonan lahan kepada BP Batam untuk perumahan bagi anggota PWI Kepri. Alhamdulilah BP Batam merespon dengan baik dan sekarang PL lahan tersebut sudah keluar seluas dua hetar. Hanya saja sekarang kendalanya kita harus menbayar uang wajib tahun UWTO.”ujarnya.

Menurut Ramon Damora, PWI Kepri juga telah membentuk Koperasi untuk meningkatkan kesejahraan anggotanya, sekarang ini tinggal bagaimana cara menggangdeng investor untuk bekerja sama untuk mengembangkan koperasi tersebut. Disisi lain PWI Kepri ke depan juga harus meningkatkan kualitas dan profesinalitas dalam menjalankan karya jurnalistiknya.”katanya.

Dalam hal ini Ramon Damora Ketua PWI Kepri terpilih mengatakan akan menbuka sekolah jurnalistik.”Alhamdulilah rencana kita itu cukup dapat dukungan dari berbagai pihak. Misalnya, dari PWI pusat  sangat mendukung progran ini, pemerintah Provinsi Kepri dan BP Batam juga memberikan dukungannya terhadap renacana progaram tersebut. Bagi para jurnalis yang telah mengikuti sekolah jurnalistik,  ujian akirnya mengikuti  Uji kopentensi Wartawan (UKW).”ungkapnya.

Foto bersama wartawan radarkepri biro Batam, Taherman dan ketua umum PWI, Margono serta Dwi Kemalawty, radarkepri.com biro Natuna.

Foto bersama wartawan radarkepri biro Batam, Taherman dan ketua umum PWI, Margono serta Dwi Kemalawty, radarkepri.com biro Natuna.

Sementara itu Gubenur Kepri, HM Muhamad Sani dalam sambutannya, mengatakan.”Selama kurang lebih 48 tahun menjabat sebagai birokrat. Saya tidak pernah alergi dengan wartawan, semenjak organisasi ini dijabat  PWI ini dijabat oleh  para wartawan senior  di kepulaun Riau ini, Almarhum Akmal attatrik, Edi Mowuntu dan Rida Kaliansi. Mereka ini  lebih kritis dari pada wartawan-wartawan sekarang. Tapi bagi saya, semau itu biasa untuk intropeksi diri dalam melakukan pekerjaan.”kenangnya.

Dikatakan H M Sani.”Alhamdulih sampai sekarang, kami dengan PWI era kepeminpinan adinda saya, Ramon Damora cukup baik. Mudah-mudahan, PWI Kepri semakin lebih baik menjalin hubungan dengan pemerintah Kepri ke depan. Karena pemerintahan tanpa dikontrol oleh para awak media tidak akan berjalan maksimal.”ujarnya.

Ketua  Umum PWI pusat Margono dalam sambutannya menyebutkan.”Kalau  PWI Kepri mengundang saya dalam acaranya, memang saya tidak bisa untuk tidak mengadirinya. Saya rindu dengan Kepri ini, apalagi Ketua  PWI Kepri sangat vokal di acara-acara nasional yang diadakan PWI. Sekaligus mendukung saya kembali duduk menjabat sebagai ketua umum PWI.”ujarnya.

Labih lanjut Margono mengatakan, mudah-mudahan kedepan PWI Kepri bisa lebih baik lagi dalam meningkatkan mutu-mutu dan profesianalitas anggotanya.”Semoga acara konfrensi  bisa berjalan lancar sebagaimana yang kita harapan.”tutupnya.

Sayangnya, dalam konfercab ini tidak diwacanaka menempati kembali kantor PWI Tanjungpinang/Kepri yang berada di batu 8 atas menuju Dompak. Padahal bangunan dan lahan sudah diibahkan oleh Pemko Tanjungpinang ketika dijabat Dra H Suryatati A Manan. Lahan dan bangunan tersebut dihibahkan pada pengurus dan ketua PWI Kepri, yang ditandatangai almarhum H Akmal Atatrik,  Rida K Liamsi dan almarhum Marjunis Zen. Tidak jelas alasan PWI Kepri tidak memanfaatkan lahan dan bangunan tersebut. Bahkan, lebih memilih menyewa ruko di Batu Hitam yang terkesan menghambur-hamburkan anggaran. Sudah punya rumah (kantor), tapi kok tidak dimanfaatkan, malah menyewa ruko yang jarang ditempati ?. (taherman/irfan)

Ditulis Oleh Pada Ming 26 Jan 2014. Kategory Batam, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda