; charset=UTF-8" /> PT TTU Nambang Disebut Gunakan BBM Subsidi - | ';
'
'
| | 252 kali dibaca

PT TTU Nambang Disebut Gunakan BBM Subsidi

Lingga, Radar Kepri-Ternyata PT Tunas Unggul (PT TTU) yang mengeruk Hasil Bumi di Lengkok, Dèsa Limbung, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga, di sebut-sebut menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) Subsidi.

Hal tersebut diketahui ketika sejumlah warga bercerita di salah satu kedai kopi di Daek, Kabupaten Lingga. Selasa (28/5).

“Tambang Pasir di Lengkok itu kan pakai BBM Subsidi. BBM nya sebagian besar datang dari Batam. Tapi kapan masuknya siapa yang membawa kita tidak tahu,” kata salah seorang bercerita bersama temanya.

Menurut sumber yang sama pihak Aparat Penegak Hukum (APH) sudah saatnya turun tangan untuk menyelidiki informasi dugaan penggunaan BBM subsidi yang digunakan PTTU untuk menambang

“Jika APH tidak secepatnya melakukan aksi penyelidikan, maka BBM subsidi yang seharunya untuk masyarakat kecil itu, berpotensi terjadi kelangkaan,”tutup sumber

Kemudian, awak media ini langsung menghubungi Ponsel salah seorang pengurus PT Tunas Unggul yang saat ini melakukan “Penjarahan” aset negara tersebut guna konfirmasi

Namun, ponsel pengurus PTTU tersebut tidak aktif. Awak media ini masih berupaya mendapatkan konfirmasi untuk klarifikasi terkait info miring tersebut.

Meskipun Memoratorium yang di Keluarkan Gubernur Kepri tersebut. Namun PTTU tetap melakukan penjarahan Pasir untuk di Expor ke negeri tirai bambu alias cina.

Aktivitas ilegal yang dilakukan PTTU tersebut, hingga saat ini masih berjalan lancar. Sehingga menjadi perbincangan oleh sebagian warga Lingga.

Seorang Pengurus di PTTU Arman dikonfirmasi Radar Kepri.com melalui Ponselnya, belum memberikan keterangan. Pesan yang dikirim media ini ponselnya terlihat centang satu karena ponselnya belum aktif.

Terkait Moratorium yang di keluarkan orang nomor satu di Kepri tersebut, seakan dianggap sampah yang tidak berarti.

Gubernur Kepri Ansar Ahmat SE MM dikonfirmasi awak media ini melalui pesan WhatsApp ya, hingga berita ini di unggah belum merespon. Sementara dilihat pesan yang dikirim centang dua menandakan pesan masuk.

Jika gubernur tidak bisa menegakan aturan yang di keluarkan nya, bagaimana pula menegak kan aturan lain. Sehingga terkesan Gub Kepri konsekuen dengan aturan sendiri.

Bukan hanya itu, Kepala Daerah Kab Lingga juga SE akan tak berdaya wilayahnya di luluh lantakan penjahat bumi.

Pada hal Ansar Rahmat di Kabarkan mencalon lagi di Pil Gub 2924 ini, apa tidak berpengaruh ke Kredibilitasnya.

Terkait hal tersebut, hingga berita ini di unggah media ini belum berhasil konfirmasi dengan pihak lainya.(Aliasar)

Ditulis Oleh Pada Sel 28 Mei 2024. Kategory Lingga, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek