'
| | 869 kali dibaca

Proyek Jalan Menuju Air Panas Tanpa Plang Nama

Proyek Jalan menuju pemandian Air Panas di Dabosingkep tanpa plang nama.

Proyek Jalan menuju pemandian Air Panas di Dabosingkep tanpa plang nama.(foto by muslim tambunan, radarkepri.com)

Dabosingkep, Radar Kepri- Pembangunan jalan menuju tempat wisata pemandian Air Panas yang berjarak sekitar 3 kilometer dari kota Dabosingkep. Tidak memiliki papan Plang Proyek, sehingga tidak diketahui berapa anggaran dan spek serta siapa pemenang tender proyek tersebut.

Hal tersebut di sampaikan Rio dan beberapa masyarakat yang melintasi jalan tersebut, Minggu (18/08). Berangkat dari informasi warga inji, Radar Kepri menindaklanjuti dengan menyusuri jalan yang sedang dibangun tersebut.

Pantauan Radar Kepri dilapangan, sepanjang jalan mulai dikerjakan, perbaikan dan penimbunan tanah di bagian bahu jalan yang bertujuan untuk meninggikan bahu jalan dari permukaan tanah jelas terlihat. Sayang tanah timbunan berwarna merah tersebut kurang mengandung pasir dan batu (sirtu).
Tidak terlihat satu-pun  plang nama PT atau CV yang mengerjakan proyek jalan tersebut. Sehingga tidak diketahui berapa panjang jalan yang harus dikerjakan. Berapa uang Masyarakat Lingga yang tersedot untuk pembangunan tersebut.”Dinas Perkerjaan Umum (DPU) terkesan tutup mata melihat pekerjaan jalan yang tidak punya papan proyek.” ujar Roni, warga setempat. Proyek ini sudah berjalan lebih kurang 2 bulan, namun sampai saat ini tidak terlihat ada papan Proyek di lokasi Pembangunan jalan tersebut.

Edi, pengelola pemandian Air Panas mengatakan.”Saat ini tempat Wisata Pemandian Air Panas Ramai di Kunjungi Masyarakat. Terutama dalam hari raya Idul Fitri ini dan hari minggu. Kita mengharapkan pembangunan jalan tersebut dapat di kerjakan dengan baik . Supaya trasportasi menuju Pemandian ini semakin di minati masyarakat. Walaupun kita memungut retribusi Rp 3000 per-orang, masyarakat tidak ada yang keberatan , apalagi kalau jalan sudah bagus.”ujar Edi.
Namun, lanjut Edi.”Sangat kita sayangkan, pembangunan di tempat wisata ini, tahun ini  tidak ada sama sekali. Kita pandai- pandai saja untuk menata supaya terlihat indah  dan menarik perhatian pengunjung.”imbuhnya.(muslim tambunan)

Ditulis Oleh Pada Sen 19 Agu 2013. Kategory Lingga, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda