' '
| | 1.748 kali dibaca

Proses Pemindahan Faly Dari RSAL ke Rutan Berlangsung Alot dan Menegangkan

Faly Kartini ketika memasuki mobil operasional Kejati Kepri menuju Rutan Kelas II ATanjungpinang.

Faly Kartini (baju kaus hijau) ketika memasuki mobil operasional Kejati Kepri menuju Rutan Kelas II A Tanjungpinang, Rabu (22/10) sekitar pukul 19 30 wib..

Tanjungpinang, Radar Kepri-Pasien dan pembezuk di RSAL Midiyanto, tepat ruang rawat inap berhamburan keluar karena kegaduhan yang terjadi di kamar 11 ruang rawat pavilion Mangkai, Rabu (22/10) pukul 19 00 Wib. Kegaduhan terjadi karena terdakwa Faly Kartini dan keluarganya keberatan dengan upaya paksa pihak Kejaksaan Tinggi Kepri mengembalikan Faly ke Rutan Kelas II A, di Kampung Jawa.

Beberapa orang jaksa dan polisi yang diperbantukan melancarkan proses dikembalikannya Faly Kartini mendapat perlawanan dan penolakan dari pihak keluarga. Padahal, tim Kejaksaan Tinggi Kepri telah berusaha sejak pukul 17 00 Wib. Tim yang dipimpin oleh Kasi Penyidikan Kejati Kepri, H Padely SH MH baru bisa melaksanakan pemindahan ke Rutan Kelas II A Tanjungpinang sekitar pukul 19 30 Wib.

 Sejumlah jaksa, termasuk Kasidik Kejati Kepri, H Padely SH MH dan Kasi Pidum Kejari Tanjungpinang, Ristianti Adriani SH sempat mendapat pukulan oleh keluarga Faly. Bahkan Santi, sapaan akrab Ristianti Adriani SH mengalami luka gores pada bagian lengan kiri sepanjang hampir 10 centimeter dan mengeluarkan darah akibat perlawan dari pihak keluarga Faly.

Pihak Faly bersikukuh, proses pemaksaan ini melawan hukum.”Nanti kita jumpa bang, selesai urusan ini, kita jumpa di kantor polisi. Proses ini tidak sah, saya akan laporkan proses pelanggaran hkum ini,  tidak ada pembatalan pembantaran.”sebut salah seorang keluarga Faly yang dijumpai Radar Kepri.

Proses dikeluarkannya Faly Kartini dari ruang rawat inap ini berlangsung alot dan mendapat perlawanan dari pihak keluarga, hingga dua orang anggota Polwan dari Polresta Tanjungpinang diterjunkan untuk melobi dan negosiasi agar Faly mau di pindahkan dengan baik-baik.

Setelah Aspidsus Kejati Kepri, Yulianto SH MH datang sekitar pukul 19 00 Wib dan membaca analisa dr Irawani, Yulianto SH MH kemudian memerintahkan anggota untuk membawa Faly. Disinilah keributan dan kegaduhan semakin memuncak, para pasien pembezuk terlihat menyaksikan dan bertanya-tanya, ada apa ?.

Faly yang mengenakan baju kaus warna hijau akhirnya berhasil dibawa dengan kawalan ketat tiga orang Polwan. Namun sebelum dibawa, pihak RSAL Midiyanto keberatan, karena ternyata proses administrasi Faly belum lengkap.”Lengkapi dulu proses administrasinya, jangan asal bawa saja. Nanti saya yang ditegur dan disalahkan pimpinan RSAL ini.”teriak pimpinan RSAL tersebut.

Faly yang sedang berjalan diapit dua anggota Polwan akhirnya berhenti di kamar 4, masih pavilion yang sama. Pihak keluarga kemudian menyelesaikan administrasi di RSAL. Sementara Faly meminta masuk ke kamar 4 yang kosong tersebut.”Saya tak pakai BH, saya mau pakai BH dulu.”teriak Faly.

Sempat di cegah petugas, namun Faly membentak.”Saya tidak akan lari, kalau saya mau lari dari dulu sudah lari.”teriaknya sambil memasuki kamar 4 tersebut.

Sekitar 15 menit kemudian Faly akhirnya dibawa ke Rutan Kelas II A Tanjungpinang dengan menggunakan mobil operasional Kejati Kepri. Namun Faly keberatan dengan adanya jaksa dalam mobil tersebut, hingga akhirnya hanya ada Faly dan dua tiga orang Polwan yang membaanya ke rutan.

Aspidsus Kejati Kepri, Yulianto SH MH enggan menjelaskan dasar pemindahan Faly dari ruang rawat inap tersebut ke penjara.”Besok… besok saja.”kata Yulianto SH MH ketika media ini menanyakan dasar pemindahan Faly tersebut.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Rab 22 Okt 2014. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

1 Comment for “Proses Pemindahan Faly Dari RSAL ke Rutan Berlangsung Alot dan Menegangkan”

  1. LSM Batu Api

    Hmmmm

Komentar Anda