' '
| | 788 kali dibaca

PPTK Pembebasan Lahan Kantor Bupati Anambas Bantah Bayar Pakai Kwitansi Kosong

La Ode Muhajirin, PPTK proyek pembebasan lahan kantor Bupati Anambas yang bermasalah.

La Ode Muhajirin, PPTK proyek pembebasan lahan kantor Bupati Anambas yang bermasalah.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Ketua tim pembebasan lahan pembangunan kantor bupati kabupaten Anambas di Pasir Petih desa Pesisir Timur kecamatan Siantan 2014 La ode Muhajirin yang juga kabag tata pemerintahan di sekretariat daerah kabupaten Anambas menbantah pembayaran ganti rugi lahan menggunakan dua kwitansi salah salah satunya kwitansi kosong.

La ode Muhajirin yang sekarang telah pindah ke Jakarta bertugas di kementerian desa mengaku ¬†ganti rugi lahan telah sesuai aturan melibatkan tim aprisal dari Batam termasuk Badan pertanahan nasional.”Harga tanah yang menentukan tim aprisal berdasarkan kajian termasuk struktur tanah pohon dan batu atau tambang kata La ode Muhajirin kita tidak mau merugikan masyarakat”lanjut Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) proyek lahan tersebut .

Namun saat di tanya siapa dan dari lembaga mana tim aprisal, La ode mengaku lupa termasuk jumlah dan nama namanya.”Waduh saya lupa dan harus buka data lagi karena datanya semua ada di Tarempa.”ucapnya. La ode juga tidak mengetahui lembaga tim aprisal pembebas lahan ¬†punya akreditasi dari instansi terkait.”Yang pasti lembaga mereka di akui.”kata La ode.

Sebelumnya di beritakan seorang warga yang tanahnya di bebaskan pemkab untuk pembangunan kantor bupati kabupaten Anambas kecewa karena saat transaksi pembayaran di sodorkan dua kwitansi, salah satunya kwitansi kosong diduga untuk memanipulasi harga jumlah pembayaran lahan milik warga. Ada dugaan kuat telah terjadi korupsi oleh oknum pejabat di pemkab Anambas saat itu.(isza)

Ditulis Oleh Pada Jum 16 Des 2016. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek