' '
| | 1.183 kali dibaca

Ponakan Bupati Bintah Bantah Beking Tambang Ilegal

Truk penambang bauksit yang sedang parkir di jalan raya di Bintan Timur.

Truk penambang bauksit yang sedang parkir di jalan raya di Bintan Timur.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Tersengat namanya disebut membeking tambang ilegal di Sei Nam Darat, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan. Indra, keponakan Bupati Bintan, Ansar Ahmad SE MM membatah dirinya terlibat dalam tambang bauksit ilegal di Sei Nam tersebut.

Dijumpai radarkepri.com disebuah tempat di Tanjungpinang, Indra menegaskan.”Pada penertiban yang dilakukan tim khusus yang dibentuk Pemkab Bintan. Saya turun langsung dan menindak tegas pelaku tambang ilegal di Sei Nam itu bang.”katanya.

Ditambahkan Indra, jika dirinya terlibat dalam tambang bauksit ilegal itu.”Tentu saja saya tidak akan tampil dan akftif menindak penambang ilegal itu.”katanya.

Indra juga menerangkan tim, khusus penertiban tambang Ilegal di Kabupaten Bintan melibatkan lintas instansi dan Dinas.”Ada Distamben, Satpol PP dan Polisi dari Polres Bintan. Jadi, penertiban ini bukan main-main, karena beberapa alat vital, seperti generator yang dipergunakan dilokasi tambang dibawa ke kantor Distamben Bintan.”bebernya.

Terkait kegiatan penertiban tambang ilegal di Bintan Timur ini, Luky, kabag Humas Pemkab Bintan dikonfirmasi Radar Kepri, Rabu (25/09) membenarkan.”Penertiban dilaksanakan selama dua hari bang. Pada hari Rabu (25/09) penertiban dilaksanakan di Sei Nam Darat dengan melibatkan semua instansi berwenang.”jelasnya.

Luky menambahkan, sedangkan pada hari Kamis (26/09) tim penertiban menggelar penertiban di pulau-pulau kecil yang santer diberitakan telah ditambang.”Jika unsur pidananya terpenuhi, tentu saja tim khusus ini akan meneruskan ke kepolisian untuk diproses sesuai aturan yang berlaku.”tegas Luky.

Informasi yang dihimpun media ini, sejak radarkepri.com gencar menyorot aktifitas tambang bauksit ilegal di Bintan Timur, termasuk di Wacopek yang dikabarkan ditambang oleh Basyarudin Idris alias Oom. Pemkab Bintan akhirnya bertindak tegas, ditambah lagi akan datangnya Wakil Presiden RI, Prof Boediono pada hari ini, Jumat (27/09) ke Tanjungpinang, ibu kota Provinsi Kepri.”Para penambang yang memiliki Ijin Usaha Penambangan (IUP) yang sah, sebenarnya tidak perlu menghentikan aktifitasnya. Mungkin karena Wapres datang, mereka (penambang legal,red) berhenti sejenak.”tutup Luky. (fan)

Ditulis Oleh Pada Jum 27 Sep 2013. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek