; charset=UTF-8" /> Polisi Olah TKP Lakalantas Yang Tewaskan Balita - | ';
'
'
| | 186 kali dibaca

Polisi Olah TKP Lakalantas Yang Tewaskan Balita

Lingga, Radar Kepri – Satlantas Polres Lingga AKP Awang Briantoko.SH, olah tempat kejadian perkara (TKP) tragedi tabrakan yang menewaskan balita Annasya Balqis Naviza (2,8) di jalan Tande Hilir, Kelurahan Daik, Kecamatan Lingga. Dan kejadian tersebut berwal pada, Sabtu (26/3).

Sebagaimana diketahui, olah TKP pagi tadi dimulai, Senin (28/3) pukul 9:45 di jalan Tande Hilir, tidak terlihat pelaku pengendara, namun pengumpulan saksi mata juga sudah dilakukan oleh pihak kepolisian

Dari hasil olah TKP pagi ini, berdasarkan pantauan lapangan, balita 2,8 tahun itu, saat pengukuran di TKP, di dapati fakta jika saat kejadian tersebut balita naas itu terlempar sejauh 15 meter setelah ditabrak pengendara Yamaha Jupiter MX, sedangkan motor tersebut terpental lebih jauh dari lokasi korban.

Menurut Kasat lantas Polres Lingga, AKP Awang Briantoko.SH, proses hukum terhadap pelaku lakalantas yang mengakibatkan korban jiwa akan terus berjalan dan akan di segara proses hukumnya.

“Kita tetap memproses kejadian ini, dan tetap kita lanjutkan dan sudah kita amankan/titipkan di Polsek sementara, kemudian untuk barang bukti kendaraan juga kita amankan di Polsek Daik,” kata Kasat lantas Polres Lingga AKP Awang Briantoko.SH.

Lebih lanjut, AKP Awang Briantoko.SH mengatakan, walaupun hari ini pelaku nya merupakan anak di bawah umur, berstatus siswa di SMPN 1 Lingga, hukuman pidana tetap terus berjalan.

“Nama nya pelanggaran, atau kecelakaan akan kita proses walaupun umurnya masih kurang, ya tentu secara keadilan kita proses, kita kan tergantung kedua belah pihak, kalau diminta lanjutkan akan kita proses lanjut,” ujarnya.

Sementara itu, Ridho Novizha selaku ayah kandung dari balita naas itu, meminta kepada pihak kepolisian khususnya Satlantas Polres Lingga untuk memproses kasus ini, sebab bagi dia nyawa anaknya patut untuk diperjuangkan agar tidak ada lagi tragedi yang sama terulang, karna bagi ia hukum tetap harus di tegakkan apapun yang terjadi.

“Apapun yang terjadi saye tetap lanjut, mungkin kalau kalian di posisi saye sekarang, mungkin akan sama rasanya kehilangan anak semata wayang yang dibesarkan dengan kasih sayang, ini bukan tentang ego saya, tapi ini tentang keadilan untuk anak saya, sudah saye maafkan pelaku, cuman untuk melupakan itu sulit, apalagi setelah melihat olah TKP hari ini, hati ayah mana yang tidak terluka melihat anaknya meninggal dengan cara seperti ini,” kata Ridho. (Hendra)

Ditulis Oleh Pada Sen 28 Mar 2022. Kategory Lingga, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek