' '
| | 756 kali dibaca

Pesan Wawako Dalam Kunkerta UMRAH Tentang Bahaya Narkoba, HIV dan Traffiking

10 sept 2014 - kukerta mhs umrah di kantor lurah senggarang (2)

Wakil Walikota Tanjungpinang, H Syahrul S Pd ketika memberikan sambutan dalam Kunkerta Mahasiswa/i UMRAH di kantor Lurah Senggarang, Rabu (10/09).

Tanjungpinang, Radar Kepri-Kondisi geografi kota Tanjungpinang yang berbatasan langsung dengan dua Negara, Malaysia dan Singapura. Menjadikan kota ini kota jasa dan transit berbagai turis manca Negara. Realita ini membuat Tanjungpinang rawan tindak pidana Narkoba dan trafficking (perdagangan manusia). Plus, penyebaran penyakit yang mematikan, HIV/AIDS.

Tiga masalah diatas menjadi masalah serius di Indonesia, terutama daerah Provinsi Kepulauan Riau dan khususnya Tanjungpinang.

Hal ini tentu harus menjadi perhatian khusus pemerintah, baik pusat maupun daerah.”Untuk itu, bagaimana kita mengatasi 3 hal tersebut semaksimal dan sedini mungkin di lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat.” ucap Wakil Walikota Tanjungpinang, H Syahrul S.Pd saat membuka kegiatan Penyuluhan Tentang Bahaya Narkoba, HIV/AIDS dan Trafficking oleh mahasiswa Kukerta (Kuliah Kerja Nyata) UMRAH di Aula Kantor Lurah Senggarang Tanjungpinang (10/09).

Syahrul menyampaikan, fenomena adanya mahasiswa di Kota Tanjungpinang yang memakai Narkoba merupakan salah satu bentuk sasaran orang yang mudah terpengaruhi atau terprovokasi oleh rayuan maut narkoba.”Guna mencegah, kita harus bekerja sama dengan stake holder yang ada. Mengingat hal tersebut sudah merambah ke lingkungan masyarakat.”terangnya.

Wakil Walikota (Wawako) juga tidak menampik kasus HIV/AIDS yang terjadi saat ini sudah sangat mengkhawatirkan. Hal ini dipengaruhi berkembangnya dunia dan teknologi yang ada.”Dunia semakin berkembang, teknologi juga semakin canggih, dampak negatif yang dirasakan juga bertambah tinggi.”terang Syahrul.

Mereka yang terjerat dalam dampak tersebut rata-rata hanya jiwa yang lemah pengetahuan dan imannya. Mereka tahu bahwa yang dilakukannya itu salah, namun tetap saja terlibat melakukan hal negatif tersebut.”Untuk itu, suksesnya diri sendiri adalah dengan selalu menjalankan perintah Tuhan Yang Maha Esa.”pesannya.

Kepada mahasiswa yang mengikuti penyuluhan tersebut, Syahrul mengingatkan untuk selalu berada pada visi-misi masing-masing, yaitu harus mencapai kesejahteraan. Indonesia dikatakan sejahtera bila memenuhi 3 aspek, yaitu pendidikan, kesehatan dan keamanan.”Harta yang kita kumpulkan, kita yang menjaga. Tetapi ilmu yang kita kumpulkan akan bermanfaat untuk semua.”tutup Syahrul.

Sebelum sambutan Wakil Walikota Tanjungpinang, Ketua Panitia Pelaksana, Icip Prandika menyampaikan, penyuluhan ini diselenggarakan dengan bertujuan memberi pengetahuan pada masyarakat tentang bahaya Narkoba, HIV/AIDS dan trafficking. Kegiatan di ikuti 60 mahasiswa dihadiri RT, RW, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda.

Narasumber kegiatan ini didatangkan dari BNN Kota Tanjungpinang, KPA Provinsi  Kepri dan BPPPA Provinsi Kepri.(hum/red)

Ditulis Oleh Pada Rab 10 Sep 2014. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek