' '
| | 1.087 kali dibaca

Pertengahan Februari 2014, Pedagang di Tepi Laut Akan Digusur

Pedagang minuman ringan di Tepi Laut yang akan digusur pada pertengahan Februari 2013 ini.

Pedagang minuman ringan di Tepi Laut yang akan digusur pada pertengahan Februari 2013 ini.(foto by aliasar,radarkepri.com)

Tanjungpinang, Radar Kepri-Pada 15 Februari 2014, pemerintah Kota Tanjungpinang akan menggusur sekitar 126 orang pedagang bandrek dan minuman ringan lainnya yang berjualan malam hari di Jl Hang Tuah. Tepatnya di depan kantor markas TNI AL Tepi Laut Tanjungpinang dan sekitarnya.

Para pedagang minuman ringan akan di pindahkan  di lokasi Terminal Bintan Center, Kilometer 9. Namun sebagian pedagang enggan di pindahkan ke Bintan Center, jika Rimba Jaya di Pinang Marina, Gudang Minyak pedagang dapat menerima.

Asmita (37) istri ketua pedagang setempat dikonfirmasi Radar Kepri, Jum’at (03/01) di lapak jualanya, Tepi Laut, mengatakan.”Sebenarnya kami yang 126 pedagang yang berjualan di sini, enggan untuk pindah ke Terminal Bintan Center. Karena terlalu jauh dan berisiko untuk kami pulang pergi, kecuali ke lokasi Rimba Jaya Gudang Minyak, mungkin kami mau.”Katanya.

Ketika ditanya kenapa seluruh pedagang ini di pindahkan, Asmita menambahkan.”Hingga saat ini kami belum belum tahu, kenapa kami dipindahkan. Kalau pak Surjadi (Kakansatpol PP), bilang sama kami, di lokasi ini dalam tahap pembangunan. Namun kami belum tahu apa yang akan di bangun di lokasi ini.”jelas ibu 3 orang anak itu.

Masih Asmita.”Jika tempat ini di pindahkan, maka sekitar 500 orang yang akan terancam periuk berasnya pak. Karena di setiap tempat, punya anak buah sekurang-kurangnya 2 orang. Pedagang, katakanlah suami-istri, 2 orang, itu saja sudah mencapai 500 orang. Belum anak-anaknya yang sekolah. Jadi kalau di pindahkan ketempat yang kurang layak, banyak yang akan teraniaya.”keluhnya.

Lain lagi cerita pedagang jagung bakar, yang tidak mau menyebutkan namanya.”Kalau saya sih, terserah sajalah. Nak di pindah kemana, yang penting ada lokasi pemindahanya. Yang namanya rejeki itu tidak kemana.”Ujarnya singkat sambil mengipas jagung bakar.

Kepala (Satpol PP) kota Tanjungpinang, Drs Surjadi MT ketika di konfirmasi Radar Kepri, Kamis (02/01) via ponselnya terkait dengan pemindahan sejumlah pedagang tersebut, membenarkan.”Mungkin sekitar Februari nanti pedagang tersebut akan kita pindahkan. Rencananya,  ke lokasi terminal di Bintan Center. Namun Pedagang meminta di pindahkan ke Rimba Jaya, Pinang Marina, Gudang Minyak.”Katanya.

Kemudian lanjut Surjadi.”Jika ke Bintan Center di pindahkan. Lokasi itu-kan milik Pemko. Kalau ke Rimba Jaya, milik swasta. Jika mereka minta pindah ke lokasi Rimba Jaya. Tentunya kita berunding dengan yang punya lahan dulu, karena itu lokasi orang.”jelas Surjadi.

Informasi yang dihimpun Radar Kepri, penggusuran pedagang di Tepi Laut ini bukan murni karena adanya pekerjaan di lokasi tersebut. Namun disinyalir untuk kepentingan bisnis dari pengusaha yang baru saja membuka bisnis jajanan serupa di Jl Teuku Umar.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Sab 04 Jan 2014. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda