| | 2.356 kali dibaca

Penerimaan Calon Pekerja PT Epson Nyaris Ricuh

wakil HRD dari PT Epson Herwin sewaktu berdialoh dengan Perwakilan pekerja Buyung nasution baju merah.-=

Wakil HRD dari PT Epson Herwin sewaktu berdialog dengan perwakilan calon pekerja, Buyung nasution (baju merah).

Batam, Radar Kepri-Penerimaan karyawan di PT Epson, Batam, yang terletak di kawasan Industri Batam Indo Muka kuning nyaris ricuh. Berkembangnya isu suku-isme dalam penerimaan menjadi pemicu. Tentu saja isu ini menimbulkan protes dari calon ratusan calon karyawan PT Epson tersebut, Kamis (27/03).

Ani, salah seorang pelamar kerja yang akan diseleksi menjadi karyawan PT Epson di komfirmasi awak media ini dilapangan menyatakan.”Lamaran saya di tolak oleh PT Ekson tanpa di-tes. Tapi setelah saya di panggil, karena saya dari suku tertentu. Saya disuruh keluar tanpa alasan yang jelas. Saya dibilang tidak diterima. Begitu juga yang terjadi pada teman saya  dari daerah, suku yang sama.”urainya.

Menurut Ani, dia dan teman diperlakukan sama, tanpa di-tes dinyatakan tidak lolos tes.”Kami datang kesini karena perusahaan ini, karena hari ini mengumumkan penerima karyawan. Makanya kami kesini untuk melamar pekerjaan dengan persyaratan, sebagaimana yang telah ditentukan oleh perusahaan PT Epson.”kata Ani.

Lebih lanjut, beberapa orang para pencari pekerja yang jumlahnya mencapai ratusan orang itu memanas.Mereka berteriak-teriak.”Kami ribut bukan karena tidak diterima bekerja disini. Tetapi caranya, kalau kami tidak lolos dalam tes, ngak-apa. Tapi, baru di panggil nama. Dengar punya marga, langsung disuruh keluar. Ini-kan nanpak sekali ada diskriminatif terhadap kami yang punya marga.”teriak pencari kerja (pencaker) sambil berdatangan menghampiri awak media ini mnita peristiwa itu ditulis beritanya.

Lama menunggu, akhirnya para pencari kerja tersebut dijumpai oleh pihak PT Epson. Pihak perusahaan minta perwakilan calon pekerja berdialog untuk menjelaskan kronologis, pristiwa tersebut. Dalam dialog tersebut terlihat Andi Mafisangaka, humas Kawasan Industri Batam Indo Muka Kuning. Dalam diolog, perwakilan pekerja Buyung Nastion dan pihak PT Epson, Widia Lufi selaku sebagai HRD.

Pihak PT Epson membantah tudingan suku-isme dalam penerimaan karyawan.” PT Epson menerima karyawan tanpa suku-isme. Kami menerima karyawan  sesuai prosedur. Sama dengan perusahaan yang lain, ada kriterinya dalam merekrut karyatan.”jelas Widia Lufi.

Hanya saja pada, lanjut Widia Lufi, penerimaan karyawan kali ini jumlahnya sedikit, sekitar 70 orang, sedangkan yang melamar mencapai ratusan orang.”Tentu saja tidak mungkin semuanya kita terima. Makanya sekali lagi saya katakan. Kami menerima karyawan bukan berdasarkan isme kesukuan, semua sesuai prosudur.“Jelasnya.

Pertemuan yang berlangsung alot tersebut menemui kesepakatan, setelah pihak PT Epson menperlihatkan data nama-nama calon karyawan yang sudah lolos seleksi interview kepada perwakilan pekerja, Buyung Nasotion. Akhirnya calon karyawan yang tidak lulus bisa menerima setelah menyaksikan langsung daftar nama-nama karyawan yang diterima tersebut.

Sementara itu, Andi Mafisangka Humas kawasan Industri Batam Indo berharap kepada semua pihak.”Terutama PT Epson membuat manajemen yang jelas dalam penerimaan karyawan ke depanya, supaya hal ini tidak terjadi lagi.”himbaunya.(taherman)

Ditulis Oleh Pada Jum 29 Mar 2013. Kategory Batam, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek