' '
| | 1.295 kali dibaca

Penambang Bauksit Ilegal di Batu 13 Tantang Walikota

Truk pengangkut bauksit ilegal bebas melintas di jalan raya.

Truk pengangkut bauksit ilegal dari batu 13 kampung Wonosari, bebas melintas di jalan raya.

Tanjungpinang, Kepri. Info-Tambang bauksit illegal kembali operasi beroperasi di kampung Wonosari Kelurahan Pinang Kencana, Kecamatan Air Raja, Tanjungpinang Timur kota Tanjungpinang. Puluhan mobil dumtruck bermuatan biji bauksit terlihat berlomba-lomba melintas di Jl Adi Sucipto kilometer 13 arah kijang, mengantarkan muatannya kelokasi Sei Carang, Jumat (30/11) malam.

Perintah Walikota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah SH beberapa hari lalu, agar seluruh tambang illegal dikota Tanjungpinang tutup. Ternyata hanya berlaku beberapa hari saja. Jumat (29/11) malam, perintah H Lis Darmansyah SH itu tampaknya tak di gubris oleh penambang illegal berekedok cut and fill tersebut.

Hal ini terungkap ketika seorang warga kampung Wonosari yang tidak mau namanya di tulis, Jum’at (30/11) sekita pukul 22 30 Wib, menelpon awak media ini, melaporkan.”Bang, aktifitas tambang yang di kampung Wonosari Batu 13 kembali beroperasi. Saat ini puluhan mobil dumtruck bermuatan bijih bauksit berlomba-lomba di jalan raya Adi Sucipto.”bebernya.

Masih sumber.”Padahal pak Walikota sudah memerintahkan agar seluruh tambang illegal tutup. Buktinya sekarang, kok jalan lagi.”heran sumber.

Jalan yang dilewatinya masih jalan yang biasa.”Dari Jl Nusantara didepan markas TNI AU, Jl Adi Sucipto Jalan Raya Tanjung Uban kilometer 11, serta Jl Senggarang, Jl Sei Timun hingga Sei Carang. Karena mereka loding di daerah Sei Carang Bang.”papar sumber itu lagi.

Kembali berjalanya aktivitas tambang illegal dalam wilayah hukum kota Tanjungpinang dengan dalih menghabiskan stokfile ini. Terkesan penambang illegal ini menantang walikota Tanjungpinang.”Bisa hilang wibawa pak Wali ditengah masyarakat Tanjungpinang. Walikota harusnya mempidanakan penambang illegal berkedok cut and fill itu. Agar menjadi pelajaran dan efek jera bagi penambang illegal yang membakang itu.”tutup sumber.

Walikota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah SH dikonfirmasi media ini  terkait kembali beraksinya tambang illegal yang diduga milik Abun itu, melalui pesan singkat via ponselnya, Sabtu (30/11) dini hari belum menjawab.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Sab 30 Nov 2013. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek