; charset=UTF-8" /> Pembangunan Proyek Lapas Anak Senilai Rp 16 Miliar Bermasalah - | ';

| | 445 kali dibaca

Pembangunan Proyek Lapas Anak Senilai Rp 16 Miliar Bermasalah

Proyek pembangunan Lapas Anak yang bermasalah.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Aroma tak sedap berupa dugaan korupsi mencuat dalam pembangunan Gedung Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Batam di Jl DR Suhardjo SH kilometer 18 Desa Gunung Kijang yang PT Andal Rekacipta Pratama. Disinyalir tanah timbun yang dipergunakan tidak sesuai spek.

Penelusuran media ini dilapangan, Minggu (15/11) tanah timbun untuk bangunan dan jalan menuju proyek tersebut berasal dari tanah Kolin bukan tanah agregat. Tentu saja timbunan ini tidak padat dan rawan bagi bangunan.

Dalam papan proyek yang ditempel dalam sebuah bedeng dituliskan proyek dilaksanakan selama 140 hari yang dimulai pada 14 Agustus 2020 dengan nilai kontrak Rp 16 568 707 206. Yang berarti pertengahan Desember ini sudah selesai 100 persen.”Sekarang pekerjaan fisik baru sekitar 50 persen saja. Timbunan lain masih banyak yang belum.”sebut seorang pekerja yang enggan dituliskan namanya saat dijumpai radarkepri.com dilapangan.

Proyek tersebut diketahui berasal dari Dinas Kementrian Hukum dan HAM RI dengan kontrak nomor W.PAS.PAS.10.PB.02.04-964 diprediksi tidak akan selesai 100 persen tepat waktu.”Sulit selesai bang.Material macet masuknya. Tak tau juga kenapa.”ucap buruh tersebut.

Hingga berita ini dimuat, media ini belum berhasil menjumpai pihak terkait termasuk PPTK, PPK dan Kontraktor mau pengawas proyek guna konfirmasi dan klarifikasi.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Ming 15 Nov 2020. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek